04 January 2017, 08:46 WIB
Last Updated 2017-01-04T01:46:34Z
POLISI

Tidak Dikasih Tebusan, Ibu dan Anak Dibunuh

Advertisement
Tersangka Aliong pembunuh ibu dan anak  di Desa Rebo,
Sungailiat, diamankan polisi, Selasa (bangkapos.com))
MEJAHIJAU.net, Bangka - Sepasang Ibu dan anak yang menghilang selama dua hari ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa terbungkus karung yang terpendam di dalam lumpur bekas tambang timah, di  Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, .Selasa 3 Januari 2017

Korban Imelda (32) dan anaknya Aura (6), warga Bedeng Akeh, Sungailiat, sebelumnya dilaporkan Akong (40), suami dan ayah korban, telah dua hari menghilang dari rumah. Akong kepada pihak kepolisian menyatakan keyakinanya bahwa isteri dan anaknya telah diculik, seraya menunjukan bukti SMS yang meminta uang tebusan sebesar RP100 juta, yang dikirimkan seseorang ke telepon selulernya.

Bermodalkan bukti SMS tersebut, Tim Buser Satreskrim Polres Bangka melakukan pelacakan siapa pemilik nomor telepon yang telah mengirimkan SMS dan meminta uang tebusan sebesar Rp100 juta kepada Akong.

Akhirnya polisi menangkap pelaku bernama Aliong (39), warga Desa Rebo, Sungailiat. Aliong ditangkap saat sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Karangpanjang Desa Rebo-Kenanga Sungailiat Bangka, Selasa, (3/1) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Ketika ditangkap tersangka tidak melakukan perlawanan. Dan tersangka mengakui kalau dirinya menculik korban, dan juga mengaku telah membunuh korban," kata Kapolres Bangka, AKBP Sekar Maulana, diwakili Kabag Ops, Kompol S.Sophian, didampingi Kasat Reskrim, AKP Andi P, di lokasi kejadian seperti dikutip bangkapos.com.

Polisi pun meminta agar tersangka menunjukan dimana lokasi mayat korban dikuburkan. Dan petugas pun sangat terkejut, karena ternyata mayat korban dimasukan ke dalam karung dan dibenamkan ke lumpur bekas tambang timah.

Tersangka yang sebenarnya adalah saudara sepupu dari Akong, kepada petugas mengatakan Imelda dan Aura dibunuh dengan cara mencekik leher korban.


.tn