12 August 2017, 14:41 WIB
Last Updated 2017-08-12T07:41:54Z
POLISI

Satu Lagi Terduga Teroris Kampung Melayu Ditangkap Densus 88

Advertisement
Ledakan bom Kampung Melayu yang menewaskan lima orang, (24/5). (Foto: Ist)
MEJAHIJAU.NET, Bandung - Tim Densus 88 Mabes Polri kembali menangkap seorang terduga teroris yang terkait kasus peledakan bom Kampung Melayu, pada malam takbiran yang lalu.

Tim Densus 88 menangkap DS di kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu 12 Agustus 2017. Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan terhadap rumah DG di Perumahan Panorama Jatinangor, Blok B, Desa Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.

"Iya betul kita tangkap tadi pagi, inisial DG alias O, dan saat ini sedang dilakukan penggeledahan,"  kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Sabtu (12/8).

Yusri menjelaskan, terduga DG tergabung dalam Jamaah Ansharut Daulah (JAD), dan kerap mengikuti pengajian di JAD, bersama delapan tersangka teroris Kampung Melayu yang sudah diamankan sebelumnya.

Seperti diketahui, para pelaku teroris melakukan aksi bom bunuh diri di terminal Kampung Melayu, pada Rabu 24 Mei 2017, menewaskan tiga anggota Polri serta dua pelaku bom bunuh diri. 

Penyelidikan dan penyidikan polisi menetapkan sembilan tersangka, dan kesembilanya dinyatakan bagian dari jaringan  Jamaah Ansharut Daulah (JAD). 

"Kitatetapkan sembilan tersangka dalam kasus ledakan bom Kampung Melayu yaitu Jajang Ikin Sodikin, Waris Suyitno, Asep Sofyan, Rohim, Agus Suryana, Heri Sundana selanjutnya Kiki Muhammad Iqbal, Muslih Afifi, dan Wahidun," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/6).

Setyo menuturkan, sembilan orang yang ditetapkan tersangka itu di luar dua orang pelaku yang tewas saat melancarkan aksi bom bunuh diri. 

Saat ini petugas masih melakukan penggeledahan di rumah terduga DG, dan DG diamankan untuk dimintai keterangan.


.poltak/me