23 December 2017, 20:32 WIB
Last Updated 2017-12-23T13:32:03Z
ISU

Hindari Sengketa Lahan, Jokowi Bagikan 705.000 Sertifikat Tanah

Advertisement
MEJAHIJAU.NET, Semarang - Penerbitan dan kepemilikan sertifikat tanah akan tersu digenjot pemerintah guna mengurangi sengketa lahan baik antar masyarakat, antar masyarakat dengan BUMN atau pemerintah.

Demikian dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membagikan 705.000 sertifikat tanah bagi lima provinsi serta 37 kabupaten, yang dilakukan secara teleconference di Semarang, Jawa tengah, Sabtu 23 Desember 2017.

"Setiap saya ke daerah, ke provinsi, keluhannya sengketa tanah, sengketa lahan. Karena pada ngak pegang tanda bukti hukum atas tanah," kata Jokowi.

Jokowi didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengungkapkan, di Indonesia terdapat 126 juta lahan dan pada akhir 2016 baru 46 juta lahan yang mempunyai sertifikat.

Pemerintah telah menargetkan, pada tahun 2017 akan diterbitkan 1.208.000.000 juta sertifikat, pada tahun kemudian 5 juta sertifikat dan tahun berikutnya lagi 9 juta, dan setelah itu 10 juta sertifikat.

Pada saat yang bersamaan pembagian sertifikat juga dilakukan di Padang oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan A Djalil, di Bau-Bau oleh Menteri Desa Eko Putro, dan di Yogyakarta oleh Mensesneg Pratikno dan Bengkulu oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Seperti biasa, di Semarang pun Jokowi membagikan tiga sepeda kepada tiga orang yang berhasil menghapal Pancasila, dan menyebut lima pulau dan lima suku.



.agus/me