03 February 2018, 23:37 WIB
Last Updated 2018-02-03T16:37:53Z
ISU

Agen Sosialisasi Diminta Menekan Money Politic dan Hoax

Advertisement
MEJAHIJAU.NET, Kota Banjar - Para Agen Sosialisasi Pilkada Serentak 2018 di Kota Banjar diharapkan mampu mempersempit aksi money politic dan menetralisir berita 'hoax' yang muncul selama tahapan pilkada.

Demikian dua isu penting yang disampaikan para narasumber dalam acara pembekalan bagi para Agen Sosialisasi Pilkada Serentak 2018 Kota Banjar yang diselenggarakan KPU Kota Banjar di RM Saung Omah Panatasan, Pataruman, Kamis, 1 Februari 2018.

Ketua KPU, Dani Danial Mukhlis sedianya membuka acara pembekalan, namun karena yang bersangkutan ada kegiatan di Bandung, maka pembukaan dilakukan Asep Saparudin, salah seorang anggota komisioner KPU Kota Banjar.

"Tugas fungsi dari agen Sosialisasi diantaranya adalah, melakukan pendekatan berbasis keluarga, meningkatkan partisipasi politik masyarakat, mempersempit dan sekaligus mencegah aksi money politic (politik uang), dan memberikan pemahaman terhadap masyarakat tentang isu-isu yang berkembang, sehingga masyarakat dapat terhindar dari isu yang menyesatkan alias 'hoax'," kata Asep Saparudin, dalam sambutan pembukaanya. 

Terkait 'hoax', Aditya Tri Wahyudi sebagai wakil pokja wartawan KPU Kota Banjar mengatakan, keberadaan 'hoax' tidak selalu menyebabkan jatuhnya elektebilitas sebuah pasangan calon (paslon). Namun dapat juga meningkatkan citra sebuah paslon.

"Hoax sendiri bisa meningkatkan dan juga bisa menjatuhkan salah satu paslon lewat " kata Aditya.

Maka Aditya menganjurkan, agar para agen (sosialisasi) harus lebih sering membaca berita-berita terkait pilkada, juga harus senantiasi meningkatkan  pengetahuan sebagai bekal dalam menghadapi Pilkada serentak 2018 ini.

Turut memberi pembekalan dalam acara itu Irfan saeful Rohmat (Ketua Panwaslu Kota Ban jar) dan Yurike Puspita MBA (FGD).


.anggoro/me