22 September 2020, 13:32 WIB
Last Updated 2021-07-10T10:21:33Z
HeadlineNews

Akses Jalan di Blok Pasar Banjarsari Tergenang, Warga Tanam Ikan

Advertisement

MEJAHIJAU.NET, CIAMIS - Warga Pasar, di Blok Pasar Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluapkan kekesalan dengan menggelar aksi menanam, serta menangkap ikan di sekitar Jalan yang tergenang air, akibat guyuran hujan yang terjadi sejak semalam.


Hal tersebut juga di dasari dengan buruknya akses Jalan, yang ada di sekitar Blok Pasar tersebut, serta tertutupnya saluran pembuangan air (Draenase) pasca selesainya pembangunan pekerjaan Hotmix beberapa hari lalu, yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis, melalui Dinas Intansi terkait.


Sementara wilayah Pasar yang baru selesai dibangun yaitu meliputi  Blok Pasar A, C, D, E, serta F, dan Tinggal menyisakan Jalan, menuju Pasar Domba, sepanjang 30 Meter, serta Jalan Selasar antara Blok G, dan PKL.


Tidak hanya itu, genangan air disekitaran Jalan juga menjadi keluhan para Pedagang Kaki Lima, yang menyebabkan sepinya para pembeli di Area Lokasi tersebut.


Salah seorang Pedagang Kaki Lima disekitar lokasi, Popon, Selasa (22/09/2020), mengungkapkan bahwa aksi penanaman, serta tangkap ikan tersebut, karena para Pedagang Pasar merasa kecewa, dan juga kesal, dengan akses Jalan, serta genagan air yang terjadi. 


"Jika musim hujan, air tersebut masuk ke Lingkungan Pedagang, jika dilewati pengendara yang melintas, percikan airnya pun sampai ke lapak kami," ujarnya


"Kami juga mengalami kerugian, dengan jarangnya ada Pembeli di Blok sini, alasan mereka ada yang bilang Jalan-Nya becek, lapaknya juga kotor, karena percikan air," tambahnya.


Sementara itu, Sekretaris Lembaga Pemantau Anggaran Pemerintah (LPAP) Kabupaten Ciamis, Hendra Juhara, mengatakan, pihaknya mempertanyakan terkait perencanaan pembangunan Jalan yang di lakukan oleh pihak Disperindag Kabupaten Ciamis, yang dianggap asal-asalan.


"Seharusnya dalam sebuah pekerjaan Jalan, harus dilengkapi dengan pembangunan saluran (Draenase), dalam perencanaannya," tegasnya.


"Jika tidak segera cepat disikapi oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis, melalui Dinas Intansi terkait, dikhawatirkan akan mempengaruhi ekses terhadap hasil pekerjaan yang sekarang, dan jika terjadi hujan lebat, mau kemana air mengalir," tambahnya 


Terpisah, Kepala UPTD Pasar Wilayah Banjarsari, Heliana Arif, saat ditemui dikantornya mengatakan bahwa pihak lnya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis, yang telah merealisasikan pembangunan Jalan, di wilayah Blok Pasar Banjarsari, namun pihaknya juga menyayangkan kurangnya perencaan, yang dilakukan Konsultan Perencanaan Dinas terkait.


"Kondisi Pembangunan Jalan Pasar Banjarsari, ternyata masih meninggalkan masalah, dengan tidak adanya drainase,"ujarnya.


"Kami beserta warga Pasar, berharap Pemerintah Kabupaten Ciamis, melalui Dinas Intansi terkait, segera merealisasi kkan Pembangunan Drainase, diwilayah Pasar Banjarsari, karena ditakutkan nanti akan terjadi banjir, jika saluran irigasinya belum ada,"tandasnya (BE).