18 February 2026, 15:59 WIB
Last Updated 2026-02-18T08:59:46Z
HeadlineNews

dr. H. KRISYUDI, M.Si Disiplin Ilmu Yang Dimilikinya Akan Berkonstribusi Disemua Bidang

Advertisement

KUNINGAN, MH


Setelah menduduki jabatan barunya sebagai sekretaris dinas (sekdis) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan Jawa Barat, yang bersangkutan sebagai dokter akan memberikan konstribusi kesemua bidang termasuk BLK (balai latihan kerja)

Sekdis Disnakertrans Kab Kuningan dr. H. Krisyudi, M.Si yang didampingi Kabid Latas (pembinaan pelatihan pokasi dan produktivitas) Iing Solihin, M.Si diruang kerjanya (18/2) kepada awak media online Meja Hijau mengemukakan, ia merasa bangga dipindah tugaskan menjadi sekdis Disnakertrans dengan alasan bahwa jabatan sekdis bukan hanya mengkoordinir semua bidang dan personal ditambah menejemen keuangan, namun disiplin ilmu sebagai dokter akan dikembangkan dilingkungan dinas agar mereka memahami dan melaksanakan tentang dunia permedisan.

"Saya sebagai dokter, tidak merasa dibuang dengan dipindah tugaskan di Disnakertras, justru saya bangga dan insya alloh ilmu kedokteran yang saya miliki akan berkonstribusi baik dilingkungan dinas dan masyarakat yang memiliki ikatan dengan kantor kami" Ujar dr. H. Krisyudi dengan bangga.

Ketika disinggung awak media online Meja Hijau tentang pelayanan informasi terhadap pers, ia menjawab, untuk tahun 2026 pihak Disnakertrans akan membuat aturan internal dalam melayani tamu dari media, agar pucuk pimpinan yakni kadis dan para kepala bidang tidak terganggu dengan kesibukannya masing - masing, akan dibentuk bagian humas yakni kasubag umum yang akan memberi jawaban pertanyaan atau konfirmasi dari rekan - rekan pers.

Ketika disinggung awak media online Meja Hijau, apakah mampu kasubag umum menjawab pertanyaan dari rekan pers, barangkali ada pertanyaan yang prinsip sehingga kasubag umum belum tentu bisa menjawab.

dr. H. Krisyudi spontan menjawab, "apabia kasubag umum tidak bisa menjawab salah satu pertanyaan yang krusial dianggap penting, teman - teman media, bisa langsung ke kepala dinas, sekdis atau kabid. tegas dr. H. Krisyudi. (Anton) ***