Advertisement
KUNINGAN, MH
Masyarakat yang memahami operasional kendaraan begitu sangat prihatin ketika melihat mobil inventaris miliki Pemkab Kuningan Jawa Barat, diduga keras belum dipajak dan uji kelayakannya juga belum diperpanjang.
Data dan informasi yang diperoleh awak media online Meja Hijau dari Dinas Lingkungan Hidup Kab Kuningan disebutkan, kendaraan operasional pengangkut sampah terdiri dari dum truk 16 unit, arm roll truk 8 unit, tangki air 1 unit, motor roda tiga 3 unit dan jenis yang lainnya, hasil pemantauan awak media online Meja Hijau (17/3) di garasi milik DLH nampak kendaraan tersebut selain kotor juga beberapa jenis kendaraan disinyalir belum dipajak juga belum diperpanjang uji layak jalannya.
Kabid Pengelolaan Sampah (PS), Dinas Lingkungan Hidup Kab Kuningan, Andi, SE, MM ketika diminta konfirmasi terkait sejumlah kendaraan pengangkut sampah yang diduga belum dipajak dan diuji layak jalan (17/3) spontan ia menjawab, "tentang pajak dan uji layak jalan itu bukan tugas bidang pengelola sampah, silahkan bapak tanyakan sama bu sekdis atau pak kadis, kalau saya jawab takut salah" ungkap Andi dengan tegas.
Sedangkan seorang warga Kecamatan Kadugede, Kab Kuningan bernama Tedi Laksana, SH kepada awak media online Meja Hijau (17/3) mengemukakan, walaupun pihak Pemkab Kuningan sedang defisit anggaran seharusnya Bupati Kuningan mencari celah bagaimana caranya mencari dana talangan agar kendaraan milik pemerintah dipajak juga uji layak jalannya diperiksakan ke UPTD (unit pelaksana teknis dinas) PKB Dinas Perhubungan.
Terkait semrawutnya sejumlah kendaraan pengangkut sampah, awak media online Meja Hijau mencoba menghubungi Kepala DLH Kab Kuningan Ir. Usep Sumirat (17/3) secara kebetulan pejabat tersebut sedang sibuk bekerja diruang dinas nya, sehingga tidak sempat ketemu secara langsung. (Anton) ***
