KUNINGAN, MH
Tahun ajaran baru 2026 - 2027 baru saja berjalan, semua sekolah formal seperti SD, SMP dan lembaga non formal yakni PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) penyelenggara paket B dan C sedang menunggu proses pencairan dana BOSP (Bantuan Operasional Satuan Pendidikan), mengingat dana tersebut begitu sangat dibutuhkan. Informasi dari pihak Disdikbud Kabupaten Kuningan Jawa Barat, bahwa bantuan BOSP akan cair pada akhir Juli atau awal Agustus 2026.
Untuk mengetahui kepastian kapan dan bagaimana BOSP tersebut akan cair, awak media online Meja Hijau mencoba menghubungi Kadisdikbud Kab Kuningan Dr. Elon Carlan, M.Pd dengan diwakili Sekretaris Dinas H. Pipin Mansyur Arifin, M.Pd diruang kerjanya (22/7) mengemukakan, untuk memperkuat mutu pembelajaran dan akses pendidikan disemua sekolah BOSP memiliki peranan penting sebaga pendukung kelancaran proses KBM (Kegiatan Belajan Mengajar) pengelolaan dana tersebut diatur secara resmi melalui permendikdasmen nomor 8 tahun 2026.
Masih jelas H. Pipin Mansyur Arifin, M.Pd awal tahun ajaran baru 2026 - 2027 penggunaan dana BOSP untuk jenjang SD, SMP dan PKBM / Pendidikan Kesetaraan begitu sangat menanti dana BOSP dalam mendukung kelancaran KBM tersebut.
"Kepada seluruh kepala sekolah juga para pengelola PKBM mohon untuk bersabar dalam menunggu cairnya BOSP, insya alloh akhir Juli atau awal Agustus 2026 akan segera cair" ungkap H. Pipin Mansyur Arifin dengan tegas.
Sementara salah seorang Kepala SMP Negeri yang enggan ditulis nama identitas diri berikut nama sekolahnya kepada awak media online Meja Hijau (22/7) mengatakan, sebagai seorang leader ia bertanggung jawab terhadap jalannya KBM, yang bersangkutan berinisiatif guna mencari dana talangan, dengan upaya dan usaha akhirnya dana tersebut diperoleh.
"Alhamdulilah dana talangan telah didapat, karena ini hutang sekolah maka akan dibayar ketika BOSP cair" ujar salah seorang kepala SMP kepada awak media online Meja Hijau dengan penuh bangga. (Anton) ***


