Post ADS 1
26 July 2026, 09:38 WIB
Last Updated 2026-07-26T02:38:01Z
HeadlineNews

Ketua DPRD Kab Kuningan Terkecoh Oleh Dua Wartawan Yang Ngatur Acara Media Gathering

Post ADS 1

KUNINGAN, MH

Terjadinya polemik acara Media Gathering di Waduk Darma Kab Kuningan Jawa Barat, berimbas menjadi sebuah persoalan yang mendalam, ketua DPRD terkesan terkecoh oleh dua wartawan yang berusia muda dalam pencantuman 50 wartawan dalam surat undangan tersebut.

Informasi yang diperoleh awak media online Meja Hijau dari salah seorang wartawati yang enggan ditulis jatidirinya (26/7) mengemukakan dua wartawan yang diduga keras mengatur pencantuman nama wartawan dalam acara media gathering tersebut yakni And, penduduk Perum Babakan Reuma dan NN Penduduk Desa Purwasari Kecamatan Garawangi, Kab Kuningan kedua wartawan inilah yang diduga mengatur segalanya.

Menurut sejumlah wartawan yang tidak dicantumkan dalam surat undangan (26/7) mengatakan, apabila benar kedua wartawan And dan NN yang mengatur kegiatan tersebut itu sebuah kecerobohan yang amat mendalam, para wartawan yang tidak dicantumkan dalam surat undangan adalah sejumlah wartawan senior dan yunior yang aktif menulis berita juga memiliki wawasan juga kecerdasan serta punya akses kemitraan dengan para eksekutif dan legislatif.



" Ini benar - benar sebuah persoalan yang harus diselesaikan, terlebih ketua DPRD sampai terkecoh oleh dua wartawan yang terkesan ASA PANG WARTAWAN na" ungkap salah seorang wartawan.

Bagi wartawan yang tidak diundang bukan nya memaksa apalagi mengemis untuk datang ke acara tersebut, tapi harus ada kejelasan kriteria apa dalam penentuan pencantuman wartawan dalam surat undangan.

Sementara Ketua DPRD Kab Kuningan Nuzul Rahdi, SE ketika diminta konfirmasi melalui telp selular oleh salah seorang wartawati beberapa hari kebelakang, Nuzul Rahdi mengemukakan, pihaknya tidak mengetahui tentang sejumlah wartawan baik yang diundang maupun yang tidak, ia hanya menerima data dari wartawan yang dimaksud, "silahkan aja teteh kalau hadir kami terbuka untuk siapa saja" ujar Nuzul Rahdi. (Anton) ***