27 December 2016, 21:14 WIB
Last Updated 2016-12-27T16:11:00Z
POLISI

Penyekapan di Rumah Mewah, 6 Tewas

Advertisement
MEJAHIJAU.net, Jakarta - Pembunuhan dengan cara penyekapan merenggut 6 jiwa di sebuah rumah mewah di Jalan Pulomas Utara no.7A,  Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa, 27 Desember 2016. Korban disekap sebenarnya berjumlah 11 orang, namun 5 korban lainya ditemukan hidup saat warga dan petugas datang memberi pertolongan.


Korban meninggal adalah pemilik rumah Dodi Triono, 59,dan dua anaknya masing-masing Diona Arika Andra Putri, 16, dan  Dianita Gemma Dzalfayla, 9, Yanto dan Tarsok, keduanya sopir di rumah tersebut, serta Amel, seorang bocah teman dari anak pemilik rumah.

Para korban disekap di dalam kamar mandi berukuran 1,5 M X 1,5 M. Pihak kepolisian masih mempelajari motif pembunuhan.

Sedangkan lima korban yang selamat adalah  asisten pembantu rumah tangga, Emi 41, Santi, 22, lalu Fitriani serta Windy, 21, dan Zanette Kalila Azaria, 13 tahun, teman dari anak pemilik rumah.


Motif 

Kasus pembunuhan ini baru diketahui petugas sekitar pukul 09.30 menit saat ada warga yang datang ke Pospol Kayu Putih dan melaporkan adanya perampokan. Saat petugas tiba di lokasi kejadian, didapati 11 orang terkunci di dalam kamar mandi berukuran kecil dan sempit, dan 5 diantaranya telah meninggal dunia.

Sedangkan satu korban lainya meninggal d RS Polri Kramat Jati. Para korban meninggal dunia diduga karena kehabisan oksigen. 

Korban Dodi Triono adalah seorang Ketua RT di lngkunganya, tetapi korban diketahui adalah seorang arsitek dan sekaligus pengusaha di bidang konstruksi. Keterangan diperoleh menyebutkan korban adalah pemenang tender renovasi Gelora Bung Karno (GBK) Senayan.

Namun demikian, polisi belum dapat memastikan motif pembunahan tersebut, terlebih dari rumah korban diketahui tidak ada barang-barang milik korban yang hilang.

Apakah pembunuhan bermotif bisnis, dendam, atau motif lainya, pihak Kepolisian belum berani memastikan.


.tn