28 December 2016, 02:24 WIB
Last Updated 2016-12-27T19:24:59Z
POLISI

Perampokan Bukan,Keluarga OK, Lalu Apa Motif Pembunuhan Pulomas?

Advertisement
Dodi Triono dan 3 anak perempuanya
MEJAHIJAU.net, Jakarta - Pihak kepolisian, terutama Polda Metro Jaya masih menyelidiki motif pembunuhan di Pulomas, Jakarta Timur, yang merenggut 6 jiwa korban, Selasa 27 Desember 2016. 
Polisi ragu pembunuhan tersebut bermotif perampokan karena tidak ada barang-barang yang hilang.

Keraguan serupa juga disampaikan John Siregar, SH yang mengaku pengacara korban Dodi Triono, salah seorang korban pembunuhan, dan pemilik rumah di Jalan Pulomas Utara no.7A,  Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur,tempat terjadinya pembunuhan.

Bahkan John tidak percaya jika pembunuhan dari kalangan keluarga, karena menurutnya dan setahunya tidak ada masalah dengan keluarga Dodi.

"Meski Dodi pernah menceraikan seorang isterinya, tetapi soal harta gona-gini tidak ada masalah. Isterinya diberi miliaran rupiah, saya yang urus," kata John Siregar kepada wartawan di lokasi kejadian.

Para tetangga korban juga tidak percaya kalau korban memiliki musuh karena di lingkunganya korban terkena pribadi yang ramah dan baik.

Diperoleh keterangan, Dodi adalah lulusan arsitek Universitas Indonesia terbaik tahun 1976. Dodi yang kini menjadi pengusaha properti disebut-sebut memenangkan proyek renovasi Gelora Bung Karno (GBK) untuk pelaksanaan Asian Games 2018.

Petugas masih mendalami kasus ini, selain menanyai sejumlah orang, juga mengambil CCTV yang ada di rumah korban. Polisi masih menunggu hasil otopsi para korban, dan berharap dari sana akan didapat petunjuk.

.tn