13 January 2017, 04:18 WIB
Last Updated 2017-01-12T21:18:51Z
NARKOBA

2 Pengedar Sabu Ditembak Polisi

Advertisement
Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung
AKBP Wieka Hardianto (Ist)
MEJAHIJAU.net, Lampung - Dua pengedar narkoba jenis sabu-sabu ditembak dan ditangkap di dua tempat terpisah, di Lampung Tengah, Kamis 12 Januari 2017.

Kedua tersangka ditembak petugas bukan karena melawan, tetapi hendak melarikan diri sambil meneriaki petugas dengan kata "rampok, rampok", dengan maksud agar masyarakat menangkap petugas.

Anggota Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung pertama kali menembak dan menangkap tersangka Agus Budiman, di Desa Komering Kecamatan Gunung Sugih pukul 15. 30 WIB. Karena tersangka hendak melarikan diri dan meneriaki petugas sebagai rampok, terpaksa dilumpuhkan petugas.

"Dari kantong celana tersangka, kami dapat barang bukti 24 paket shabu, ” kata Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung AKBP Wieka Hardianto di Mako Ditresnarkoba Polda Lampung, seperti dikutip Poskota, Kamis malam.

Kepada petugas Agus mengaku mendapat pasokan barang haram tersebut dari seorang bandar besar.

Selanjutnya petugas melakukan penyamaran dan mencoba memancing sang bandar untuk bertransaksi. Sang bandar setuju, namun begitu dia mengutus anak buahnya, Kiki Irawan, untuk bertransaksi dengan petugas.

“Anggota yang menyamar dapat respon dari pengedar tersebut yang akan kirimkan shabu lewat kaki tangannya sesama pengedar, tersangka Kiki. Dia kami amankan di Desa Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah, ” lanjut jelas Wieka.

Pada saat hendak ditangkap, Kiki juga berusaha kabur sambil berteriak rampok berulangkali dengan tangannya menunjuk-nunjuk ke arah anggota. 

Masyarakat sekitar sempat terprovokasi dan berusaha mengejar anggota. Demi menjaga keselamatan anggota, Kiki terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan dikaki kanannya. 

Dari Kiki diperoleh barang bukti 24 gram sabu.

“Pengembangan lanjutan sedang kami kerjakan. Terutama mengejar bandar yang memasok shabu ke A dan K. Pengakuan sementara, sabu tersebut biasanya diedarkan ke Lampung Tengah dan Bandar Lampung, ” papar Wieka.

.me