18 January 2017, 14:40 WIB
Last Updated 2017-01-18T07:40:49Z
POLISI

Kapolri Anugerahi Penghargaan 87 Anggota Polri yang Ungkap Kasus Pembunuhan Pulomas

Advertisement
Kapolri memberi selamat kepada 87 Anggota Polri yang berhasil
mengungkap kasus pembunuhan pulomas. (Poskota/Yendhi)
MEJAHIJAU.NET, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan penghargaan kepada 87 anggota Polri atas prestasi luarbiasa yang mereka tunjukan dalam pengungkapan kasus pembunuhan sadis di rumah arsitek kaya, Dodi Triono, di Jalan Pulomas Utara nomor 7A, Pulomas, Jakarta Timur, yang terjadi pada Senin 26 Desember 2016 lalu.

“Saya menyatakan salut dan saya beri apresiasi, ini adalah prestasi yang luarbiasa karena berhasil mengungkap suatu kasus besar dan jadi trending topik nasional secara cepat. Jika diungkap beberapa hari kemudian mungkin jadi nggak bagus,” Ujar Tito di Mapolda Metro Jaya, Rabu, (18/1).

Para anggota yang mendapat penghargaan tersebut dinilai mampu mewujudkan slogan PROMOTER (Profesional, Modern, Terpercaya). 

Tito menyatakan salut, meskipun berada di bawah tekanan masyarakat dan media, tetapi kasus ini dapat diungkap secara cepat, sehingga timbul kepercayaan yang tinggi dari masyarakat kepada polisi mereka, nilai Tito.

“Saya bisa rasakan tekanan psikologis yang dialami Bapak Kapolda, Direktur Reserse, juga para anggota yang diberikan perintah bapak Kapolda," imbuh Tito, seraya mengucap syukur kepada Allah karena kasus tersebut dapat diselesaikan dalam waktu kurang satu hari.

Kapolri juga mengatakan, Polda Metro Jaya merupakan barometer Kepolisian, yang mewakili 430 ribu anggota Polri secara keseluruhan. Karena apa yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya selalu menjadi sorotan media.

“Kalau kalian berbuat dan berprestasi baik, maka citra Mabes Polri akan baik juga. Tapi, kalau kalian buruk, Polri akan buruk,” tegasnya.

Kapolri juga berjanji akan memberikan perlakuan spesial kepada 87 anggota yang mendapat penghargaan tersebut seperti promosi jabatan, kenaikan pangkat, dan pendidikan.

“Kalau masih Bintara, bisa sekolah Perwira. Kalau, perwira rendah bisa naik ke pamen, itu menjadi perhatian Kapolda Metro Jaya. Kalau yang AKBP keatas, biar urusan saya dan jajaran,” papar Tito yang diikuti tepuk tangan anggotanya.

.ram