22 January 2017, 04:33 WIB
Last Updated 2017-01-22T00:25:37Z
peristiwa

Napi Narkoba Nekat Kabur dari LP Nusakambangan

Advertisement
Pulau Nusakambangan (Ist)
MEJAHIJAU.NET, Semarang - Dua narapidana kasus narkoba nekat kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Batu, Nusakambangan, memanfaatkan kelengahan petugas, Sabtu 21 Januari 2017.

Kedua napi yang melarikan diri, Husein dan Sarjani, diduga kabur selepas sholat dhuhur di Lapas tersebut atau sekitar pukul 13.00 WIB.

"Dua narapidana bernama Husein dan Syarjani diperkirakan naik ke atas pos penjagaan. Karena di situ ada tanda-tanda," tutur Kakanwil Kementrian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Bambang Sumardiono, di Semarang seperti dikutip Tribunjateng.com, Sabtu (21/1).

Kedua napi diketahui raib, saat apel keduanya tidak muncul, maka segera petugas yang hanya berjumlah enam orang segera melakukan pencarian ke segala penjuru Lapas.

"Saat dilakukan pencarian, petugas menemukan sandal yang tertinggal di bawah pos penjagaan, juga ditemukan bercak darah," tambah Bambang.

Bambang mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi kepada semua Lapas yang ada di Nusakambangan, dan juga Polres Cilacap.

"Petugas Lapas baik di Batu maupun lapas lain di Nusakambangan sudah dikerahkan menutup tempat yang kemungkinan dijadikan titik melarikan diri, di antaranya Pelabuhan Sodong. Kemudian lubang-lubang tikus di sekeliling pulau," terangnya.

Hingga Sabtu malam ini, pencarian masih berlangsung di sekitar Lapas Batu dan lapas lain di Nusakambangan.

Menurutnya, dua napi itu harus lebih dulu melewati dinding penjara. Selanjutnya masih ada dinding ornamesh atau pagar pengaman sekeliling Lapas Batu. Mereka kemudian harus menembus hutan sebelum mencapai pantai.

"Kejadian (kabur) ini baru sekarang (dari Lapas Batu). Di luar (penjara) masih banyak pohon-pohon besar yang rapat, lautnya juga luas," terangnya.

Apa penyebab kaburnya kedua napi tersebut, belum diketahui pasti. Bambang menyataakan saat ini pihaknya fokus melakukan pencarian dan pengejaran.

Bambang mengakui kalau saat ini jumlah petugas di Lapas Batu amat kurang.

"Jumlah petugas ketika kejadian itu hanya berjumlah enam orang. Sedangkan jumlah napi Lapas Kelas I ini sebanyak 368 orang, " jelas Bambang.


.gus/me