15 April 2017, 18:00 WIB
Last Updated 2021-07-10T11:03:02Z
HeadlineperistiwaPOLISI

Andi Lala Otak Pembunuhan Satu Keluarga di Medan Dibekuk di Riau

Advertisement
Tersangka utama pembunuhan satu keluarga di Medan, Andi Lala, saat dibekuk di tempat persembunyianya/ (Foto: Merdeka)
MEJAHIJAU.NET, Pekanbaru - Andi Lala, otak pelaku pembunuhan sadis satu keluarga di Mabar, Medan, berhasil dibekuk polisi dari tempat persembunyianya di Indragiri Hilir, Riau, Sabtu subuh, 15 April 2017.

Gabungan petugas Polda Sumut dan Polda Riau, sempat menahan diri untuk langsung menangkap tersangka, karena di dekat lokasi persembunyianya yakni di Jalan Lintas Rengat-Tembilahan, tepatnya di Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Indra Giri Hilir Riau sedang berlangsung sebuah pesta perkawinan. 

Setelah pesta usai, maka petugas segera bergerak dan meringkus pria tukang las tersebut.

Andi Lala, saat akan ditangkap sempat melakukan perlawanan. Namun petugas telah siap dengan segala kemungkinan dan tidak mau buruanya itu lolos, maka segera meringkus pelaku yang mencoba melarikan diri.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Nurfallah, yang mendapat kabar dari tim di Indragiri Hilir tentang tertangkapnya Andi Lala tak dapat menyembunyikan kelegaanya.

"Iya, Alhamdulillah. Tim kita telah berhasil menangkap tersangka tadi pagi di Indra Giri Hilir, Riau," katanya, ketika dihubungi, Sabtu (15/4).

Andi Lala mencoba melakukan perlawanan saat akan ditangkap di tempat persembunyianya. (Foto: Merdeka)
Seperti diketahui, warga di Pasar I Gang Tengah, Jalan Mangaan Gang Benteng, Mabar, Medan, digegerkan atas terjadinya peristiwa pembunuhan satu keluarga yang menelan lima korban jiwa, pada Minggu 9 April 2017.

Korban pembunuhan yaitu pasangan suami istri Riyanto, 40, dan Sri Ariyani, 38, dan kedua anak mereka, Syifa Fadillah Hinaya atau Naya, 14, dan Gilang Laksono, 11, dan mertua Riyanto, Marni, 60. 

Para korban tewas diujung golok, dan pada leher korban diteukan luka bekas digorok.

Dalam peristiwa mengenaskan tersebut, satu korban lolos dari maut, yaitu anak bungsu Riyanto bernama Kirana, 4, yang menyelamatkan diri masuk ke dalam kolong tempat tidur.

Petugas Polda Sumut sebelumnya telah menangkap dua pelaku yakni, Roni, 21, yang diketahui adalah keponakan Andi lala dan Andi Syahputra, 21, keduanya dan juga Andi Lala adalah warga Jalan Pembangunan II Desa Skip, Lubukpakam, Deli Serdang.

Pembunuhan diduga kuat berlatarbelakang dendam soal tanah warisan dan keinginan tersangka utama untuk menguasai harta korban. 

Antara keluarga tersangka utama dan korban masih ada hubungan kekerabatan, yakni istri Andi lala adalah sepupu dari isteri Riyanto.


.me