28 April 2017, 15:10 WIB
Last Updated 2017-04-28T08:10:40Z
PARLEMEN

Anggota Dewan Suka Main Proyek, DPRD Depok Didemo

Advertisement
Aksi Aktivis LSM< Kontraktor, dan wartawan di gedung DPRD Kota Depok, Jumat, (28/4). (Foto: Poskota)
MEJAHIJAU.NET, Jakarta - Gedung DPRD Kota Depok digeruduk sejumlah elemen masyarakat dan didemo dengan tuduhan para anggota dewan suka main proyek, suka "jual-beli proyek",  Jumat 28 April 2017.

Para demonstran ada dari kalangan LSM, kontraktor, dan juga para wartawan. Seorang kontraktor dalam aksinya menyatakan kecewa dengan sikap dewan yang suka main proyek, sehingga dirinya sebagai kontraktor tidak mendapat proyek, karena diambil para anggota dewan.

"Ratusan proyek, dikangkangi anggota dewan, bagaimana kita mau hidup," ujar Rahmat salah seorang kontraktor.

Sementara itu Tardip, aktivis dari sebuah LSM dalam orasinya menyatakan bahwa kerja anggota dewan adalah menampung dan menyalurkan aspirasi rakyat, mengawasi jalanya pemerintahan.

"Bukan malah ikutan main proyek," serang Tardip.

Para demonstran selain melakukan orasi juga menggelar spanduk, diantaranya bertuliskan, " Anggota Dewan Stop Main Proyek!", "Semua Proyek di Dinas Dimonopoli Anggota Dewan", dan ada juga spanduk yang bertuliskan, "Kalau Mau Main Proyek, Berhenti Jadi Anggota Dewan, Jadilah Kontraktor".

Irfan, salah seorang wartawan yang biasa mangkal di Pemkot dan di DPRD Kota Depok mengatakan, memang kelakuan para anggota dewan sudah sangat kelewatan dalam bermain proyek. 

"Dinas, takut sama mereka (anggota dewan), ya, jadi dikasilah mereka proyek. Dan sang pejabat juga biar aman, mas, " kata Irfan.

Masyarakat yang menyaksikan aksi demo tersebut nampaknya juga tidak heran dengan isu yang diangkat para demonstran. Para anggota dewan memang kerjanya cuma korupsi, doang, gak bisa dipercaya," ketus seorang ibu, sambil berlalu.


.me