24 December 2017, 12:31 WIB
Last Updated 2017-12-24T05:31:09Z
peristiwa

Dua Bocah Diseret Arus Sungai Cileungsi

Advertisement
MEJAHIJAU.NET, Bogor - Dua dari sembilan bocah terseret arus sungai Cileungsi di Kampung Banceuy, Desa Citaringgul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 23 Desember 2017.

Satu dari dua bocah yang terseret, Sahdan alias Adin, 10, tidak berhasil diselamatkan warga, dan belum berhasil ditemukan walau pencaraian sudah dilakukan sepanjang 1 Km dari lokasi kejadian.

"Satu terseret arus sungai, kita belum temukan," tutur Hambali salah seorang petugas SAR di lokasi kejadian, Sabtu (23/12).

Sedangkan Muhammad Padil Alfarizi 9, berhasil diselamatkan warga. 

Keterangan diperoleh menyebutkan, sekitar pukul 15.30 WIB, kedua korban bersama tujuh orang temanya hendak bermain bola di lapangan SDN Babakan Madang 05.

"Ada sembilan bocah lewatin bendungan, ekh dua kecebur," kata Nurkiah, 45 salah seorang warga.

Untuk menuju lapangan bola SDN Babakan Madang, para bocah itu memintas jalan dengan melewati bendungan Citaringgul.

Adin dan Alfarizi berjalan paling depan. Namun tiba-tiba saja datang arus air besar, sehingga Adin dan Alfarizi terseret arus sungai.

Teman-temanya segera berteriak meminta tolong, dan warga sekitar pun segera terjun ke sungai mencoba menyelamatkan kedua bocah tersebut. Namun sayang, hanya Alfarizi yang berhasil diselamatkan, sedangkan nasib Adin belum diketahui.

Kedua orangtua Alfarizi, Putra Misrov, 30, dan Ika Kartika, 26, merasa bersyukur anaknya dapat selamat dari musibah.

"Alhamdulillah, anak saya masih bisa diselamatkan," kata Putra Misrov.

Pencarian Adin masih dilakukan Tim SAR dan warga pada hari ini, Minggu (24/12), dan pencarian sudah sampai 3 Km dari titik lokasi kejadian, tetapi belum membuahkan hasil.


.nur/me