05 June 2018, 14:39 WIB
Last Updated 2021-07-10T09:52:23Z
HeadlineKORUPSI

Bupati Tasdi Tiba Di KPK, Kasi Salam Metal kepada Wartawan

Advertisement
MEJAHIJAU.NET, Jakarta – Bupati Purbalingga, Tasdi, yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Purbalingga, Senin kemarin, saat tiba di gedung KPK hari ini, Selasa, 5 Juni 2018, langsung memberikan salam metal tiga jari, salam khas parpol PDI Perjuangan. 

Bersama Tasdi turut dibawa Kepala Bagian Lelang Pengadaan, Hadi Iswanto dan ajudan Bupati, Teguh Priyono. Politisi PDI Perjuangan itu mengenalan kemeja ungi dan celana berwarna coklat.

Tasdi ditangkap petugas KPK di Pendopo atau rumah dinas Bupati, kemarin, sesaat sebelum berbuka puasa. Pada saat itu Bupati baru saja menyerahkan santunan pada keluarga besar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) non PNS yakni penyapu jalan.

Operasi OTT itu mengamankan barang bukti sejumlah uang yang diduga kuat uang suap terkait proyek pemerintah di Kabupaten Purbalingga. Kontraktor yang diduga pemberi suap, oleh petugas KPK sudah diamankan sebelumnya di Jakarta.

“Ya, Bupati Purbalingga dan pihak-pihak yang diamankan di Purbalingga kemarin, sudah tiba di KPK. Kita punya waktu 1 x 24 jam, untuk menentukan status hukum mereka," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di gedung KPK, Selasa, (5/6).

Tasdi dan anak buahnya dibawa ke Jakarta menggunakan Kereta Gajayana. Mantan Ketua DPRD Purbalingga ini duduk di kursi nomor 5 ABCD, gerbong Eksekutif 7. 

Kereta berangkat pukul 23.15 WIB dari Stasiun Purwokerto dan tiba di Stasiun Gambir pada 04.30 WIB, dan pada pukul 05.00 tiba di gedung KPK.

Di gedung KPK, Tasdi dengan cukup percaya diri menyapa para awak media dengan salam metal tiga jari. 


.mar/me