10 January 2020, 12:11 WIB
Last Updated 2020-01-10T05:11:28Z
BIROKRAT

Permasalahan Pembangunan Kantor Bappeda Tak Kunjung Usai

Advertisement
( Pembangunan Gedung Kantor Bappeda Kota Banjar )



MEJAHIJAU.NET, BANJAR – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Banjar menggelar kembali rapat pembangunan Bappeda Kota Banjar. Di rapat kedua, hadir diantaranya perwakilan Bappeda, konsultan pengawas dan konsultan perencana pekerjaan kantor Bappeda kota Banjar tahap pertama mapun kedua. Rapat tersebut di gelar di ruang Rapat DPRD Kota Banjar, Kamis (9/1/2020).

Komisi III DPRD Kota Banjar menghelar rapat kedua untuk mengetahui landasan rekomendasi finansial pembangunan kantor Bappeda. Selain itu komisi III juga ingin meyakinkan bahwa pekerjaan pembangunan kantor Bappeda kota Banjar itu dianggap baik.

Dalam rapat lanjutan ini, komisi III menanyakan kronologis perencanaan awal dari tahap pertama dan tahap kedua kepada langsung kepada Kepala Bappeda Kota Banjar Agus Nugraha. 

Menanggapi hal itu, Kepala Bappeda Kota Banjar Agus nugraha mengatakan, Bappeda hanya mengusulkan anggaran kepada provinsi dengan usulan anggaran sebesar 10 milyar. Menurut Agus, wacana awal akan turun 5 milyar namun ternyata yang di terima Dinas PUPR Kota Banjar hanya 2,4 Milyard untuk pekerjaan Kantor Bappeda tahap pertama, itupun langsung diberikan kepada Dinas PUPR Kota Banjar.

"anggaran dari Provinsi langsung ke Dinas PUPR, dan untuk pekerjaan tahap kedua pekerjaan pembangunan Kantor Bappeda menggunakan anggaran APBD Kota Banjar senilai 3,5 Milyard", Jelasnya.

Pada rapat tersebut komisi III juga menanyakan keterkaitan komunikasi konsultan pengawas tahap pertama dengan Bappeda akan namun konsultan pengawas tahap pertama menyebutkan bahwa tidak tau karena kami hanya berkomunikasi dengan Dinas PUPR Kota Banjar saja.

Selain menanyakan perihal perencanaan pekerjaan pembangunan Kantor Bappeda ini komisi III juga menanyakan perihal kualitas tahap pertama dan tahap kedua kepada Konsultan pengawas tahap kedua dengan tanggapan dari konsultan pengawas tahap kedua mengatakan bahwa, 

"Kualitas pekerjaan tahap pertama kurang baik dibanding pekerjaan Kantor Bappeda tahap ke dua", Perwakilan Konsultan Pengawas.

Di akhir, rapat ditunda kembali, hal itu karena Dinas PUPR sebagai sektor terkait pembangunan Gedung Bappeda tidak Hadir dalam rapat pembahasan Landasan Rekomendasi Finansial mutu dan kualitas pekerjaan Kantor Bappeda Kota Banjar dari tahap satu dan tahap dua. 

 ” Rapat akan kami jadwalkan kembali dengan dihadirinya pihak dari Dinas PUPR Kota Banjar,” ujar ketua komisi III Gun Gun Gunawan. (BM)