26 March 2020, 08:29 WIB
Last Updated 2020-03-26T01:30:23Z
peristiwa

Akses Internet bantu kepanikan Masyarakat terkait COVID-19

Advertisement
( website resmi Pemprov Jabar https://jabarprov.go.id/index.php/news/37115/2020/03/20/Aplikasi-PIKOBAR-Warga-Jabar-Bisa-Cek-Kesehatan-Lewat-Fitur-Periksa-Mandiri )


MEJAHIJAU.NET, BANJAR - Dalam upaya menghimbau masyarakat agar tetap dirumah dan tidak panik menghadapi Covid 19, team satuan tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, paparkan Aplikasi PIKOBAR (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat) dari Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

Dicky Agustaf, Salah satu bagian dari team satuan tugas BPBD Kota Banjar, menjelaskan, dalam website https://jabarprov.go.id/index.php/news/37115/2020/03/20/Aplikasi-PIKOBAR-Warga-Jabar-Bisa-Cek-Kesehatan-Lewat-Fitur-Periksa-Mandiri msayarakat bisa memeriksakan diri secara mandiri. 

"Aplikasi ini memiliki fitur periksa mandiri, dimana bisa digunakan masyarakat Kota Banjar untuk memeriksa diri dengan melaporkan gejala-gejala COVID-19 yang belakangan ini membuat panik masyarakat khususnya di Kota Banjar", Ujarnya saat ditemui, Rabu (25/03/2020). 

Dicky menambahkan, aplikasi ini bisa membantu masyarakat Kota Banjar mengetahui gejala-gejala yang dialaminya itu harus melalui penanganan Dokter/Cukup beristirahat. 

"Aplikasi ini kan menggunakan artificial intelligence yang akan memberikan diagnosis awal dan mengeluarkan rekomendasi untuk mengetahui penanganannya harus dengan dokter atau cukup beristirahat dirumah saja",imbuhnya.

Dicky menyebutkan, ucapan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil pada website tersebut menyampaikan jika warga jabar memiliki gejala-gejala COVID-19, seperti batuk, pilek, dan demam, bisa cek kesehatan lewat fitur tersebut. 

"Masyarakat jangan panik dulu, mesin canggih ini bisa menjawab di aplikasi (PIKOBAR), Apakah Anda punya gejala? Batuk. Batuknya berdahak atau kering? Disertai pusing atau tidak? Terus sampai semua pertanyaan terjawab. Nanti, hasilnya: tidak perlu ke dokter cukup istirahat, Anda perlu minum obat, atau perlu ke dokter," Ucap Dikci saat memaparkan hinbauan kang emil di website. (BM).