29 August 2023, 11:31 WIB
Last Updated 2023-08-31T09:20:35Z

Wali Murid Merasa Ditipu PPDB SMKN Purwadadi Ciamis

Advertisement

 


Ciamis mejahijau.net - SMK Negeri Purwadadi berlokasi di Desa Karangpaningal Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis Jawa Barat.


Pada tahap 1 mulai tanggal 1 - 6 Juni 2023 dan tahap 2 pada tanggal 10 - 25 dan 26 Juni 2023 mampu  merekrut 70 lebih siswa baru.

 

Dari tiga jurusan ternyata hanya dua jurusan yang dijalankan yakni Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)


 Lili, wali murid ini merasa ditipu dengan adanya rumor yang beredar  pada sekolah yang baru (PPDB) tingkat SMK tahun 2023 ini 


Pasalnya anaknya sudah melaksanakan kegiatan belajar mengajar beberapa bulan lalu, sekolah baru SMK Negeri Purwadadi diganti menjadi SMA Terbuka.


"Awalnya mau masuk Tri Bintang tapi karena ada promo sekolah baru,ya udah ke sekolah baru aja" katanya 


Padahal awalnya sekolah tersebut menerima siswa dengan iming-iming SMK negeri gratis, tapi sekarang berubah jadi SMA Terbuka 


"Terus saya tanya gratis apa enggak, berapa biaya seragam, ya udah gitu aja " ujarnya 


Namun dengan  adanya rumor yang beredar adanya perubahan status sekolah tersebut dirinya merasa kecewa karena awalnya SMK.


"Kalau dari awal pengen masuk ke sekolah SMA mah udah aja masuk ke SMA Negeri, karena niatnya kan mau sekolah ke SMK" pungkasnya 



Selaku salah satu pendiri sekolah, Karmana mengaku ada kesalahan fahaman sejak awal.


"iya ada kesalahan dari pihak sekolah, harusnya tahun 2024 baru mulai ,kita disini ada kesalahan persepsi antara pendataan dengan pendaftaran" kata Karmana 


Belum lama ini pihak siswa sudah diberi tahu soal status sekolah SMK Negeri Purwadadi yang berubah menjadi SMA Terbuka. 


"Kemarin pihak guru sudah sosialisasi ke siswa dan rencananya besok (selasa, 29/8) akan mensosialisasikan ke orang tua murid" katanya 


Sebagai konsekuensi pihak sekolah akan mengganti mata pelajaran karena sebelumnya sekolah tersebut SMK namun berubah menjadi SMA Terbuka. 


"ya, akan ada perubahan mata pelajaran karena SMK berbeda dengan SMA" ujarnya. 


Ketika ditanyakan siapa kepala sekolahnya, Ia juga mengakui sekolah tersebut belum memiliki kepala sekolah kendati sudah melakukan kegiatan belajar mengajar dua bulan lebih 


"iya betul, saya juga bingung kalau ditanya soal kepala sekolah, karena memang tidak ada" pungkasnya  DU