07 March 2024, 22:40 WIB
Last Updated 2024-03-07T15:40:36Z

Kisah Pilu Nenek Lansia Nafkahi 5 Cucu di Banjarsari Ciamis

Advertisement

 





Ciamis mejahijau.net Seorang Nenek Pedagang asongan di area SPBU Banjarsari merasa kecewa tidak mendapat bantuan sosial beras 


Nenek tersebut bernama Mak Ecin (79) warga Rt 2 Rw 5 Dusun Kubangpari Desa Ciherang kabupaten Ciamis, Jawa Barat.


Mak Ecin sejak tahun 1979 sudah menjanda harus menghidupi anak dan 5 cucunya yang yatim ditinggalkan meninggal dunia oleh ayahnya.


Penghasilanya tidak menentu. Ia mengatakan hanya cukup bisa membeli beras dua kilogram terlebih, saat ini harga beras di wilayahnya mencapai sekitar Rp 17 – 18 ribu per-kilo.


Mak Ecin mengaku sering tak mampu membeli beras. Untuk makan sehari-hari ia meminjam kepada tetangga terdekatnya .


" Emak mah tidak pernah mendapatkan bansos apapun dari pemerintah." katanya Kamis 7/3/2024


Terkadang ia merasa iri dengan tetangganya yang hidupanya lebih layak darinya tapi mendapatkan bansos dari pemerintah.


"Emak teh kadang suka iri sama yang tanah dan sawahnya luas malah dapat bantuan " ujarnya 


Hanya setiap tahun dari pihak yayasan ada yang memberi sejumlah uang kepada cucunya yang yatim. 


'Ada juga bantuan dari yayasan setiap setahun yang suka ngasih uang buat cucu " pungkasnya DU