Advertisement
KUNINGAN, MH.
Tahun 2022 menjadi tahun yang menorehkan catatan penting dalam sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon. Tepatnya pada hari Minggu, 6 Februari 2022, Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, yang akrab disapa Pangeran Kuda Putih, secara resmi didaulat sebagai Sultan Sepuh dengan gelar Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja.
Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat tersebut tidak digelar di Cirebon, melainkan di Tamukten Pangeran Arya Kemuning, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Peristiwa ini menjadi saksi berkumpulnya berbagai tokoh penting, mulai dari pejabat negara, perwakilan Pemerintah Kabupaten Kuningan, hingga para raja dan sultan dari seluruh Nusantara. Ribuan masyarakat pun turut hadir, menunjukkan antusiasme dan dukungan mereka terhadap penobatan sultan baru.
Penunjukan Pangeran Kuda Putih bukanlah tanpa dasar. Menurut Senopati Gusrokhim, yang saat itu menjabat sebagai panitia acara, pengukuhan ini merupakan hasil dari musyawarah dan mufakat. Keputusan ini diambil setelah melalui proses penelitian mendalam mengenai nasab dan silsilah, yang memastikan bahwa Pangeran Kuda Putih merupakan keturunan langsung dari Sunan Gunung Jati dan Pangeran Cakrabuana, pendiri Kesultanan Cirebon.
Yang paling mengukuhkan posisinya adalah statusnya sebagai satu-satunya sultan yang sah dan terverifikasi oleh negara. Legitimasi ini memberinya kewenangan penuh atas seluruh aset tanah ulayat peninggalan leluhur Kesultanan Cirebon.
Dengan penobatannya, Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja tidak hanya mengemban tugas sebagai pemimpin keraton. Beliau juga dipercaya memegang jabatan sebagai Ketua Lembaga Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DAN RI). Dalam kapasitas tersebut, beliau diamanahkan untuk mengawal program-program strategis Presiden Prabowo Subianto, seperti ketahanan pangan dan pemberantasan korupsi.
Publik menaruh harapan besar pada Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih Syarif Maulana Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareza, S.Psi, SH, MH. Beliau diharapkan dapat melanjutkan kiprah leluhurnya dalam menjaga warisan budaya, mengayomi masyarakat, serta membawa kemakmuran, sambil terus bersinergi dengan negara. ***

