Advertisement
KUNINGAN, MH
Setiap pimpinan di lembaga manapun pasti memiliki sejumlah ide yang akan diterapkan dalam tugasnya sehari - hari tanpa merubah tatanan yang sudah berlangsung. Terkait dengan hal tersebut pimpinan SMKN 3 Kuningan akan menambahkan ide barunya dalam meningkatkan tugas sehari - hari dengan tujuan untuk merubah nuansa baru dalam meningkatkan semangat bagi semua guru, siswa dan karyawan dilingkungan sekolah.
Kepala SMKN 3 Kuningan Jawa Barat, Saidun, M.Pd (56), yang didampingi wakasek humas Heni Arhani, S.Pd, MM (55) berikut wakasek kesiswaan H. Nandar Sumarna, S.Pd (58), diruang kerjanya (16/12) mengemukakan, untuk semester genap yang akan berlangsung bulan Januari 2026 yang akan datang akan menambahkan pola baru yakni terkait dengan etika, kegiatan religius juga akan memperketat disiplin selama ada disekolah hal ini untuk membiasakan interaksi hal yang baik dilingkungan sekolah.
Masih dijelaskan Saidun, untuk menanamkan etika dilingkungan sekolahnya ia akan melaksanakan S 6 berikut S 3, yang dimaksudkan S 6 yakni SAPA, SENYUM, SALAM, SOPAN dan SAYANG, sedangkan S 3 SEHARI, SODAKOH dan SEIKLASNYA.
Lebih jauh Saidun dengan dua wakasek yang setia mendampinginya memaparkan, semua guru yang kebetulan ada jam mengajar pada hari tertentu wajib menjemput anak didiknya digerbang sekolah, si anak wajib mencium tangan gurunya sebagai bentuk menghargai anak terhadap orang tua keduanya yang ada disekolah.
Kemudian semua guru dan karyawan wajib interaksi dalam komunikasi sebagai jalinan kekeluargaan yang tinggi.
"Dalam rencana kedepan kepala sekolah akan mengadakan kegiatan dasar militer untuk semua para guru dan karyawan dengan tujuan menumbuh kembangkan rasa disiplin sesuai dengan tugasnya masing - masing, demikian pula pihak kepala sekolah akan transparan kepada semua guru dalam penyerapan bantuan dana BOPS (biaya operasional pendidikan sekolah), akan dibahas dalam rapat guru" ungkap Saidun dengan tegas.
SMKN 3 Kuningan memiliki jumlah siswa sebanyak 2.631 orang dengan didukung tenaga pengajar (guru) sebanyak 125 orang. (Anton) ***
