Advertisement
KUNINGAN, MH
Sikap dan prilaku para pejabat secara umum sepertinya "ogah sekali" ketika dikunjungi rekan - rekan pers sebagai mitra kerja, para pejabat mengaku mitra kerja kepada rekan jurnalis ketika dirinya ada masalah (kasus), namun ketika tidak ada persoalan, para pejabat beragam berbagai alasan untuk tidak menerima kunjungan para wartawan.
Sejumlah rekan pers yang sudah bermitra dengan Dinas Sosial Kab Kuningan begitu kecewa dengan salah seorang pejabat dinsos bernama EHR yang terkesan banyak alasan untuk menghindar dari kunjungan wartawan yang hendak konfirmasi.
Seperti hal nya yang dialami oleh awak media online Meja Hijau, beberapa waktu lalu mengontek EHR yang menjabat kepala bidang permberdayaan sosial, dengan materi konfirmasi seputar penyerapan dana dari kementrian dan bantuan dana APBD 2 yakni pemeliharaan makam pahlawan haur duni Kuningan, namun sangat disesalkan pejabat tersebut menolak ketemu pada hari selasa (30/12) dengan alasan akan mengurus putranya yang sedang kuliah.
Hal senada diungkapkan oleh Irwan Dirgantara, ST dari media online Benang Merah, menurutnya bahwa EHR akhir - akhir ini sangat sulit ketika akan dihubungi sejumlah awak media, "padahal pak kabid EHR dulunya terkenal kooperatif dan dekat dengan para jurnalis, entah kenapa akhir - akhir ini sangat gerah ketemu dengan rekan - rekan pers" ujar Irwan Dirgantara dengan nada kesal.
Rekan - rekan pers berharap ada transparansi publik untuk bahan berita dari kabid dayasos dinas sosial, hal ini untuk diketahui masyarakat luas.
Sejumlah awak media mencoba menghubungi Sekda dan Bupati terkait dengan sikap juga prilaku salah seorang pejabat Dinsos, namun dua pejabat penting di gedung putih tersebut (31/12) sedang tugas luar. (Anton) ***
