Advertisement
BANJAR , Mejahijau.Net Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar menggelar pertemuan langsung dengan puluhan pemuda dan mahasiswa dalam acara bertajuk "Halakah Pemuda". Kegiatan yang berlangsung hangat dan akrab tersebut diselenggarakan atas kerja sama Kementrian Agama (Kemenag ) dan Pos NU bertempat disalah satu rumah makan di Kota Banjar pada Rabu (22/1/2026).
Kepala Kemenag Kota Banjar, H. Ahmad Fikri Firdaus S.E,MM menyatakan acara ini merupakan implementasi dari instruksi pusat untuk mengoptimalkan program layanan dan penguatan peran kelembagaan. Ia sengaja memilih suasana non-formal agar para peserta bisa menyampaikan aspirasi dan kritik dengan lebih terbuka.
“Kami ingin mendengar langsung suara hati generasi muda. Di ruangan formal, kadang mereka sungkan. Dengan duduk bersama di warung makan seperti ini, komunikasi jadi lebih cair dan jujur,” ujar Muhamad Fikri kepada Mejahijau.Net.
Halakah tersebut secara aktif membahas tiga isu utama. Pertama, peran pemuda dalam menciptakan kedamaian dan kerukunan umat beragama di tingkat lokal. Kedua, kebutuhan akan program pelatihan yang relevan dengan perkembangan zaman, seperti literasi digital dan kewirausahaan sosial berbasis nilai keagamaan. Ketiga, optimalisasi fasilitas keagamaan, seperti masjid dan musala kampus, untuk aktivitas produktif pemuda.
Salah satu peserta mahasiswi dari salah satu kampus di Banjar, mengapresiasi inisiatif ini. Menurutnya, selama ini sering terjadi kesenjangan komunikasi antara lembaga pemerintah dengan anak muda.
“Ini langkah yang sangat positif. Kami bisa menyampaikan bahwa kami butuh wadah bukan hanya untuk kajian agama, tetapi juga untuk mengembangkan project sosial dan bisnis yang berdampak,” tuturnya.
Dalam pertemuan itu, Kemenag Kota Banjar berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap aspirasi. Beberapa rencana konkret yang langsung digodok antara lain pembentukan forum pemuda lintas agama sebagai garda terdepan promosi toleransi, serta pelatihan konten kreatif bernuansa moderasi beragama yang akan difasilitasi oleh pihak kemenag dengan Pos Nu.
“Halakah ini bukan seremonial. Outputnya adalah program kerja kolaboratif antara Kemenag Kota Banjar dan para pemuda. Kami akan buat rencana aksi yang terukur dan bisa dieksekusi segera,” tegas Fikri.
Kegiatan Halakah Pemuda ini rencananya akan menjadi program rutin dengan melibatkan lebih banyak lagi perwakilan organisasi kepemudaan dan mahasiswa di wilayah Kota Banjar.
Sementara Pembina PosNu Muhlison mengatakan bahwa di hadapan pemuda , Mahasiswa
Bahwa dengan adanya kegiatan ini tujuan utama adalah sinergisitas antara Kemenag dan pemuda ,mahasiswa , bisa menciptakan satu peradaban yang sama dengan tidak mengedepankan egoisme beragama tapi harus menjungjung tinggi persamaa bukan perbedaan.pungkasnya.(***)

