Tito Santiko
28 January 2026, 13:19 WIB
Last Updated 2026-01-28T06:19:07Z

Kota Banjar Luncurkan Inovasi Pembelajaran Agama Islam, Buku Panduan untuk Guru dan Siswa

Advertisement

 


BANJAR ,Mejahijau.Net – Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kota Banjar meluncurkan seperangkat buku inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran agama di sekolah. Peluncuran yang bertajuk "Buku Pembiasaan PAI, Media Pembelajaran Interaktif, dan Administrasi Guru" itu berlangsung di Gedung Dakwah Kota Banjar, Rabu (25/1/2026).


Acara ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Wakil Wali Kota Banjar, H. Yana Supriana, hadir secara langsung meresmikan peluncuran buku tersebut. Turut menyaksikan sejumlah pejabat terkait, yakni Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas), Ketua PGRI Kota Banjar, dan Ketua Kelompok Kerja Guru PAI Kota Banjar.


Inisiatif para guru PAI ini bertujuan menjawab tantangan pembelajaran di era modern. Buku-buku yang diluncurkan bukan sekadar materi konvensional, melainkan terintegrasi dengan kebutuhan praktis sehari-hari.


Buku "Pembiasaan PAI" fokus pada penanaman nilai-nilai akhlakul karimah melalui aktivitas konkret yang dapat siswa lakukan di sekolah dan rumah. Sementara, "Media Pembelajaran Interaktif" menyajikan alat bantu mengajar yang menarik dan sesuai dengan gaya belajar generasi sekarang, diharapkan dapat meningkatkan minat siswa terhadap pelajaran agama.


"Buku administrasi guru menjadi panduan standar yang memudahkan guru PAI dalam menyusun perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembelajaran secara sistematis dan terdokumentasi dengan baik," jelas perwakilan Kelompok Kerja Guru PAI.


Wakil Wali Kota Banjar, H. Yana Supriana, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi pada kreativitas dan dedikasi para guru. Ia menegaskan bahwa inovasi dalam pendidikan agama sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki akhlak mulia.


"Pemerintah Kota Banjar mendukung penuh upaya para guru untuk terus berinovasi. Buku-buku ini merupakan terobosan yang sangat bermanfaat untuk memantapkan pendidikan karakter berbasis agama bagi anak-anak kita di sekolah," ujar Yana Supriana.


Ketua PGRI Kota Banjar juga menyambut baik terbitnya buku panduan ini. Ia berharap produk serupa dapat diadopsi oleh mata pelajaran lainnya, sehingga terjadi peningkatan kualitas pembelajaran secara menyeluruh di Kota Banjar.


Peluncuran buku ini dihadiri oleh puluhan guru PAI SD dan SMP se-Kota Banjar. Mereka antusias mengikuti paparan tentang penggunaan buku tersebut. Dalam sesi tanya jawab, banyak guru menyampaikan bahwa kehadiran buku panduan ini sangat membantu, terutama untuk menyederhanakan perencanaan mengajar dan mencari metode pembelajaran yang lebih efektif serta menyenangkan.


Dengan diluncurkannya buku-buku ini, Kelompok Kerja Guru PAI Kota Banjar berharap dapat menstandarkan dan mempermudah proses pembelajaran agama Islam. Dampak jangka panjangnya diharapkan mampu mencetak siswa-siswa yang tidak hanya memahami ajaran agamanya secara teori, tetapi juga mampu membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga terwujud generasi Banjar yang religius, berintegritas, dan berakhlak karimah.(***)