Tito Santiko
26 January 2026, 13:16 WIB
Last Updated 2026-01-26T06:16:20Z

Ular Sanca Raksasa 4 Meter Ditemukan di Kandang Ayam Warga Balokang

Advertisement

 


Banjar , Mejahijau.Net --- Warga Dusun Parung, Desa Balokang, digegerkan oleh penemuan seekor ular sanca berukuran sangat besar di sebuah pemukiman. Reptil dengan panjang mencapai 4 meter itu berhasil ditangkap setelah terlebih dahulu memangsa ayam peliharaan warga.


Kejadian bermula ketika pemilik rumah, Bapak Aja di RT 09 RW 04 Dusun Parung, mendengar keributan tidak biasa dari kandang ayamnya pada Senin (26/10/2026) Pagi. Saat memeriksa, ia dikejutkan oleh pemandangan seekor ular raksasa yang sedang melilit dan memangsa salah satu ayam miliknya.


"Kaget sekali. Ayam-ayam ribut, ternyata sudah ada yang jadi mangsa ular sebesar itu. Langsung saya hubungi tetangga dan perangkat desa untuk bantuan, " cerita Bapak Aja saat ditemui di lokasi.


Tim BPBD kota Banjar setelah menerima laporan dari salah satu warga Pagi itu juga dengan sigap langsung turun kelapangan  Empat anggota BPBD yang motori Ivan .S dengan sigap ,cepat ,tepat  mengamankan ular tersebut. Proses penangkapan membutuhkan kehati-hatian ekstra mengingat ukuran dan kekuatan ular yang termasuk dalam spesies sanca kembang (Python reticulatus) itu. Setelah melalui upaya  yang menguras tenaga ini akhirnya ular berhasil dikeluarkan dari kandang dan diamankan ke dalam karung.


"Ukurannya luar biasa, diperkirakan panjangnya 4 meter dan beratnya bisa mencapai puluhan kilogram. Ular dalam kondisi sehat dan cukup agresif," jelas Ivan, salah satu anggota BPBD kepada Mejahijau.


Setelah berhasil diamankan, ular kemudian diangkut  oleh tim BPBD  untuk dievakuasi lebih lanjut. Rencananya, ular sanca tersebut akan dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya yang jauh dari permukiman penduduk.


Insiden ini mengingatkan warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah. Area semak belukar atau tumpukan barang yang tidak terawat di dekat kandang hewan ternak dapat menjadi tempat persembunyian reptil tersebut.


"Kami imbau warga tetap waspada, terutama yang memelihara ternak unggas. Segera laporkan jika melihat adanya hewan liar yang membahayakan," pesan Ivan salah satu penangkap ular jumbo ini melalui pesan singkatnya.


Ular sanca kembang merupakan spesies ular tidak berbisa yang berperan penting dalam ekosistem sebagai pengendali populasi hewan pengerat. Meski demikian, keberadaannya di dekat permukiman warga dapat menimbulkan kepanikan dan potensi konflik, seperti yang terjadi di rumah Bapak Aja.(***)