Advertisement
BANJAR , Mejahijau.Net -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Banjar, Jawa Barat, menggelar tes urin secara serentak bagi seluruh pegawainya, Kamis (8/1). Kegiatan penguatan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) ini menjadi komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan berintegritas.
Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi konkret dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ia menyatakan bahwa pemberantasan narkoba harus dimulai dari internal petugas yang menjadi garda terdepan penjaga keamanan di lapas.
“Komitmen P4GN bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui langkah konkret seperti tes urin ini. Seluruh pegawai harus menjadi teladan dan memiliki integritas tinggi agar Lapas Banjar benar-benar bersih dari narkoba dan praktik-praktik menyimpang lainnya,” tegas Tutut di Aula Lapas Banjar.
Pelaksanaan tes urin massal ini berfungsi sebagai langkah preventif sekaligus deteksi dini. Tujuannya adalah untuk memastikan integritas dan profesionalitas setiap aparatur pemasyarakatan. Kegiatan ini sekaligus mendukung program strategis pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba serta berbagai modus penipuan di dalam lapas dan rumah tahanan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan kabar yang menggembirakan. Seluruh pegawai Lapas Banjar dinyatakan negatif dan tidak menunjukkan indikasi penyalahgunaan narkotika. Hasil ini membuktikan konsistensi serta keseriusan institusi tersebut dalam mendukung kebijakan nasional P4GN.
Pencapaian ini menegaskan tekad Lapas Banjar untuk terus mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari narkotika. Selain itu, langkah ini juga bertujuan memperkuat kepercayaan publik terhadap martabat dan profesionalitas institusi pemasyarakatan. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi unit kerja lain dalam membangun lingkungan kerja yang bersih dari segala bentuk penyimpangan.(***)

