KUNINGAN, MH
Camat Sindangagung, Kabupaten Kuningan Jawa Barat, Devi Ardeni, S.STP, M.Si sepertinya menjauhi untuk berinteraksi dengan sejumlah wartawan, terkesan wartawan dimata pejabat tersebut dipandang sebelah mata, hal ini terbukti dengan di blokirnya nomor Hp para wartawan yang sudah disimpan di Hp miliknya.
Menurut Iwan Sukmawan (50), dari media cetak Pro Rakyat (5/5), dikediamannya mengungkapkan, semenjak Kecamatan Sindangagung dijabat oleh yang bersangkutan nampaknya kemitraan sudah luntur akibat ulahnya yang selalu menjauhi rekan pers dengan alasan tidak memiliki anggaran untuk mengeluarkan uang dari kas Kecamatan.
"Bu Camat Devi begitu sangat perhitungan ketika bermitra dengan wartawan, ini terbukti sejumlah iklan yang telah ditayang di media online dan dimuat di media cetak tidak pernah dibayarnya, dengan alasan tidak ada anggaran " ujar Iwan Sukmawan dengan nada kesal.
Nada kalimat yang sama dilontarkan oleh Suherman mantan anggota LSM yang pernah aktif di Jakarta dan sekarang tinggal di Kecamatan Garawangi, Kab Kuningan, menurutnya tidak mungkin di Kantor Kecamatan Sindangagung tidak memiliki uang kas, ketika Kecamantan Sindangagung dijabat oleh Iman R yang sekarang Camat Ciawigebang, interaksi kemitraan dengan pers begitu kondusif.
" Camat Sindangagung mengaku bermitra dengan pihak pers ketika ada masalah, selanjutnya masalah selesai ia begitu perhitungan, memangnya bu Camat melaksanakan tugas sangat bersih ? setiap kades yang akan mencairkan dana ADD / DD diduga sejumlah kades memberi rezeki sebagai bentuk ketimuran " tambah Suherman dengan nada datar.
Camat Sindangagung Devi Ardeni, S.STP, M.Si sudah beberapa kali ditemui sedang tugas luar, sehingga tidak mendapatkan jawaban konfirmasi dari yang bersangkutan. (Anton) ***

