KUNINGAN, MH
Dugaan penyelewengan berbagai jenis anggaran baik APBD II, I maupun APBN yang terjadi di Dinas Sosial Kabupaten Kuningan Jawa Barat, perlu disikapi oleh semua pihak demi tegaknya supremasi hukum.
Informasi dan data yang diperoleh awak media online Meja Hijau disebutkan, anggaran kegiatan proyek tahun 2023 dan 2024 dari mulai nilai nya yang paling kecil seperti pemeliharaan makam pahlawan Haur Duni Kuningan, bantuan ternak kambing KUBE FM, bantuan untuk sejumlah yayasan pontren, bantuan e warung untuk keluarga pra sejahtra, bantuan puskesos (administrasi desa) dan berbagai jenis kegiatan proyek lainnya, diduga keras lolos dari pemeriksaan APH (aparat penegak hukum), namun informasi yang diterima awak media Meja Hijau semua data dari mulai tahun 2023 dan 2024 datanya sudah dipegang oleh sejumlah anggota LSM dan ormas.
" dua pejabat struktural yang menangani sejumlah proyek anggaran tahun 2023 dan 2024 pada waktu itu, sekarang sudah promosi menjadi pejabat eselon III B dan III A, tapi data lengkap sudah dikantongi tinggal nunggu waktu yang paling baik guna dikoordinasikan dengan pihak APH " celoteh salah seorang anggota LSM yang enggan ditulis jati dirinya.
Disisi lain sejumlah pegawai Dinas Sosial Kab Kuningan baik yang berstatus P 3 K, PNS berikut pejabat struktural lainnya merasa tidak nyaman dengan gencarnya pemberitaan di media online secara beruntun, "gara - gara miss komunikasi salah seorang pejabat baru dengan salah seorang karyawan media cetak jadi berakibat manjang " ungkap salah seorang pegawai dinsos dengan nada sinis.
Menurut Iwan Sukmawan salah seorang karyawan media cetak bagian kolektor (4/5) mengemukakan, yang bersangkutan sangat menyayangkan atas perkataan yang tidak realistis ditujukan pada dirinya beberapa waktu lalu tentang pemuatan iklan peringatan RA Kartini, " bu kabid dayasos yang terhormat mari kita belajar bijak dengan bicara apa adanya, saya masih tidak enak dengan miskom beberapa waktu lalu" ungkap Iwan Sukmawan dengan penuh kecewa.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuningan yang baru Tatiek Ratna Mustika, S.Sos, MT ketika ditemui dikantornya pada hari senin (4/5), guna diminta konfirmasi terkait dengan pembenahan dan pembinaan dikantor barunya, secara kebetulan orang nomor satu di Dinsos tersebut sedang mengikuti acara setiap hari senin digedung putih Pemkab Kuningan. (Anton) ***

