Post ADS 1
Tito Santiko
20 May 2026, 18:31 WIB
Last Updated 2026-05-20T11:31:36Z

Skema SPMB SMA/SMK program sekolah MAUNG , KCD 13 Tegaskan Seleksi Berbasis Potensi dan Prestasi

Post ADS 1


BANJAR , MEJAHIJAU.NET -- Kepala KCD 13, Dwi Yanti, menjelaskan skema terbaru Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA dan SMK yang menitikberatkan pada pembentukan sumber daya manusia unggul ( Sekolah maung). Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa jalur seleksi dirancang untuk menjaring peserta didik berdasarkan potensi akademik, kompetensi, hingga kemampuan non akademik.
Dwi Yanti menyebutkan, SPMB tahun ini membagi jalur penerimaan menjadi tiga kategori utama dengan persentase kuota yang jelas.

Jalur pertama adalah potensi akademik dengan kuota sebesar 10 persen. Jalur ini didasarkan pada hasil tes potensi akademik yang dilakukan oleh psikolog profesional.

“Melalui jalur ini, kami ingin melihat kemampuan dasar siswa secara objektif, tidak hanya dari nilai sekolah,” ujar Dwi.
Selanjutnya, jalur terbesar berada pada kompetensi akademik dengan kuota mencapai 70 persen. Jalur ini terbagi lagi menjadi dua bagian. Pertama, seleksi berdasarkan prestasi nilai rapor dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dengan bobot 50 persen. Kedua, prestasi minat atau bakat di bidang akademik yang dikombinasikan dengan hasil TKA dengan kuota 20 persen. Menurut Dwi Yanti, jalur ini memberikan kesempatan luas bagi siswa yang konsisten berprestasi secara akademik selama menempuh pendidikan di jenjang sebelumnya.
Selain itu, terdapat jalur kompetensi non akademik dengan kuota 20 persen.

Jalur ini diperuntukkan bagi siswa yang memiliki keunggulan di bidang non akademik, seperti olahraga, seni, maupun pengalaman kepemimpinan.

“Kami juga memberikan ruang bagi siswa yang memiliki kemampuan di luar akademik karena itu juga bagian penting dalam membentuk karakter manusia unggul,” katanya.
Dwi Yanti menambahkan, bagi peserta didik yang belum berhasil lolos dalam jalur utama, tidak perlu berkecil hati. Mereka tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui program reguler yang telah disiapkan pemerintah.
Dengan skema ini, KCD 13 berharap proses SPMB dapat berjalan transparan, objektif, dan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan keterampilan yang beragam. Program ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi unggul yang siap bersaing di masa depan.