KUNINGAN, MH
Ada yang tersirat dalam hati nurani ketika melihat sejumlah ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) berkeliaran didalam dan disudut kota Kuningan Jawa Barat, yang disinyalir lambatnya dalam penanganan petugas Satpol PP, sehingga fenomena tidak indah sering dilihat secara kasat mata.
Untuk mengetahui tentang maraknya ODGJ yang ada di Kab Kuningan, awak media online Meja Hijau mewawancarai Kepala Dinas Sosial Kab Kuningan Tatiek Ratna Mustika, S.Sos, MT dengan diwakili oleh Kabid Rehabilitasi Cicih Nuryaningsih, SE diruang kerjanya (31/7) mengemukakan, pihaknya sangat mengakui bahwa di Kab Kuningan banyak ODGJ berkeliaran, bahkan salah seorang ODGJ ada yang diamankan disalah satu ruangan (kamar) miliki kantor Dinas Sosial tersebut.
Lebih jauh Cicih Nuryaningsih menjelaskan, tugas bidang rehabilitasi adalah mengurus ODGJ dari mulai memandikan, memberi makan, pakean bahkan mengantarkan ke keluarganya sesuai dengan tempat tinggalnya masing - masing.
Ketika disinggung sejumlah awak media online terkait dengan fasilitas penampungan ODGJ Cicih Nuryaningsih mengakui masih minim tempat penampungan untuk sejumlah ODGJ.
Salah seorang warga Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cigugur Kab Kuningan yang mengaku bernama Nurdin Kholid dirumah kediamannya mengatakan, seorang ODGK dengan jenis kelamin laki - laki kira - kira berusia 28 tahunan sudah lama tinggal di jalan raya Cigadung - Kadugede, ia sering meminta makanan dan minuman ke sejumla warung kecil, "seorang ODGJ ini sudah lama tinggal dijalan tersebut, bahkan ia sering jalan kaki dari Cigadung sampai desa Windujanten" ungkap Nurdin dengan nada polos.
Masyarakat pemerhati sosial dan sekaligus yang memahami tentang ODGJ begitu berharap Pemkab Kuningan harus segera siap siaga menjaga wilayahnya, karena sejumlah ODGJ yang ada di Kab Kuningan adalah kiriman dari sejumlah daerah yang sengaja membuangnya. (Anton) ***


