Oleh : ANTON SUNANTON
Wakil Ketua Bidang Humas KB FKPPI PC 10.16 Kab Kuningan Jawa Barat.
(Jurnalis Online Meja Hijau)
Ijin Ketua dan Senioritas !
INILAH sebuah fenomena yang terjadi di Republik ini, sulitnya cari pekerjaan mengaku wartawan dijadikan pekerjaan alternatif tanpa didukung dengan pendidikan juga kemapuan jurnalistik.
Kami dari ormas anak kolong tentara dan polisi yang tergabung dalam KB FKPPI (Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra - Putri Purnawirawan TNI - Polri dan Putra Putri TNI Polri) begitu sangat memprihatinkan dengan munculnya puluhan pengangguran bahkan ratusan mengaku wartawan tanpa didukung dengan kemampuan akhirnya berbuat yang merugikan kalangan tertentu baik moril maupun materil.
Ironisnya banyak wajah baru dari kaum wanita mengaku wartawan, padahal mereka hanya ikut - ikutan baik dengan teman - temannya atau suaminya, namun sikap berikut manuvernya seperti layaknya wartawan beneran.
Mereka yang mengaku wartawan baik pria ataupun wanita datang ramai - ramai ke sekolah yang sedang membangun renovasi sarana dan prasarana yang dianggarkan melalui revitalisasi dari Kemendikdasmen RI.
Tingkah polah mereka datang ke sekolah bergaya seperti polisi, interogasi mencari kesalahan dan akhirnya meminta uang yang begitu besar, ini sebuah hal diluar koridor wartawan, sebaiknya para kepala sekolah dan ketua panitia pembangunan harus didampingi oleh babinsa dari Kodim atau Babin Kamtibmas dari Polres dengan melibatkan kedua institusi tersebut sudah sesuai dengan ketentuan, kemudian kepala sekolah juga ketua panitia pembangunan akan terhindar dari interogasi dan intimidasi dari sejumlah oknum.
Timbul sejumlah pertanyaan dari masyarakat juga pengusaha pengadaan barang dan jasa, " mengapa yang mengaku wartawan selalu datang ke sekolah yang sedang membangun ? " sebab mereka untuk melangkah ke para pejabat yang ada di Dinas dan Instansi tidak bisa diterima, selain kemampuan wawasannya terbatas juga pejabat yang didatangi sudah mengetahui siapa mereka. ***


