03 January 2017, 22:20 WIB
Last Updated 2017-01-03T15:20:28Z
ISU

Wiranto: Paham ISIS dan Intoleransi Tantangan 2017

Advertisement
Menkopolhukam, Wiranto (Kompas/Kristian Erdianto)
MEJAHIJAU.net, Jakarta - Penyebaran paham Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dan persoalan intoleransi akan menjadi tantangan Indonesia pada tahun 2017. 

Selain kedua hal tersebut, masalah pembalakan liar, perdagangan manusia, narkoba, dan penyebaran paham radikal dan terorisme melalui internet, juga adalah isu-isu yang akan mewarnai dinamika sosial politik pada tahun ini ke depan.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto seusai menggelar rapat koordinasi terbatas tingkat menteri, di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa 3 Januari 2017. 

Rapat diikuti sebanyak 12 kementerian bidang politik, hukum, dan keamanan untuk memetakan berbagai tantangan dan hambatan yang dihadapi pemerintah pada 2017.

Wiranto mengatakan, semua kementerian-lembaga yang berada di bawah koordinasinya telah memberikan masukan untuk mengantisipasi ancaman gangguan tersebut. Rapat dilakukan sebagai persiapan Rapat Paripurna Kabinet yang akan dipimpin Presiden Jokowi, besok, Rabu (4/12)

"Setelah kami evaluasi di lingkungan strategis, baik global, regional, maupun nasional, kami mendapatkan satu gambaran atau peta ancaman atau tantangan yang dihadapi negeri ini pada 2017. Maka, tadi saya kumpulkan kementerian dan lembaga untuk sama-sama memikirkan antisipasinya dalam program-program pemerintah ke depan," ujar Wiranto saat ditemui seusai rapat, seperti dikutip kompas.com.

Wiranto mengatakan, pada 2017, pemerintah akan mempercepat program-program untuk mengantisipasi semua ancaman tersebut.

"Mudah-mudahan pada tahun 2017 kami bisa melaksanakan visi misi pemerintahan yang diamanatkan sebaik-baiknya. Kami semua mengharapkan pada 2017 keadaan menjadi lebih aman damai sehingga satu per satu target nasional dapat diwujudkan," harap Wiranto.

.tn