27 January 2020, 18:58 WIB
Last Updated 2020-01-27T11:58:23Z
BIROKRAT

Dinas PUPR akan Ajukan Perbaikan Jalan Industri

Advertisement
( Dinas PUPR Kota Banjar akan mengajukan perbaikan Jalan di Wilayah Desa Langensari Kota Banjar yang ditanami pohon oleh warga )

MEJAHIJAU.NET, BANJAR - Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) akan mengupayakan pengajuan perbaikan Jalan Industri di dalam anggaran perubahan tahun 2020. Sebelumnya, Warga Desa Langensari Kota Banjar yang merasa kecewa menanami jalan dengan pohon pisang.

Menurut Agus Saefudin, Kepala Bidang Bina Marga mengatakan bahwa Jalan Industri ini sudah di ajukan dalam anggaran provinsi pada tahun 2019 akan tetapi pengajuan tersebut tidak di Anggarkan oleh Provinsi.

"Sebenernya pada tahun 2019 juga jalan Industri ini di ajukan dalam anggaran provinsi tapi pengajuannya tidak di acc", Ujarnya, Senin (27/01/2020).

Selain itu, Agus juga menyebutkan bahwa jalan yang berstatus kota di desa langensari itu ada dua lagi yang belum di perbaiki yakni Jalan Jawi dan Jalan Industri. Agus menambahkan, Jalan Jawi yang panjangnya 1,2 Kilo Meter (KM) di Dusun Karang Mukti Desa langensari akan di perbaiki dalam anggaran murni tahun 2020.

"Untuk jalan Industri masih di upayakan untuk di ajukan dalam anggaran perubahan di tahun 2020, Kalo untuk Jalan Jawi akan di perbaiki dalam anggaran murni tahun 2020 ini",Tuturnya.

Sementara itu, Yanti Kepala Desa Langensari sangat berharap bahwa perbaikan jalan berstatus kota yang ada di desa langensari bisa di perbaiki semuanya di tahun 2020.

" Saya berharap mudah-mudahan perbaikan jalan berstatus kota yang rusak di desa langensari bisa di perbaiki pada tahun 2020 ini", ujarnya.

Selain itu, Yanti juga menyebutkan dengan harapannya bisa di perbaiki di tahun 2020 ini supaya masyarakat tidak kecewa dengan kondisi jalan rusak itu dan supaya menghindari hal yang tidak di inginkan terjadi kepada masyarakat yang sering menggunakan jalan itu karena jalan tersebut adalah jalan alternatif yang sering di gunakan oleh masyarakat.

"Biar ga kecewa aja masyarakatnya kalo segera di perbaiki, karena jalan yang rusak itu jalan alternatif yang di gunakan masyarakat takutnya terjadi hal yang tidak diinginkan yang terjadi pada masyarakat". Tandasnya (BM).