03 February 2020, 13:26 WIB
Last Updated 2021-07-10T11:03:02Z
Headlineperistiwa

Bangunan Rumah Rutilahu Runtuh

Advertisement
( Ade Juju saat Menunjukan Rumahnya Yang Ambruk )

MEJAHIJAU.NET, BANJAR - Musim Penghujan yang di barengi Angin Kencang di awal tahun 2020 yang terjadi diwilayah Kota Banjar Mengakibatkan banyak rumah warga yang rusak.

Salah satunya yakni rumah milik Ade Uju, Warga Lingkungan Pintu Singa Blok Pamongkoran, Rt 3/Rw 19, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat.

Ade mengaku rumah miliknya ambruk rata dengan tanah ini merupakan bantuan bedah rumah yang terima nya lewat program rutilahu tahun 2017 lalu.

"Padahal rumah itu bantuan dari program rutilahu tahun 2017 lalu sekarang harus rusak seperti itu", Ujarnya saat ditemui MEJAHIJAU.NET (03/02/2020)

Sementata Istri Ade, Erina (25)  menerangkan bahwa awal kejadiannya terdengar suara seperti kayu patah tapi tiba tiba dinding rumah nya ambruk dan dirinya segera menyelamatkan diri.

“Kaget tiba-tiba ambruk saya luka luka di tangan sementara anak saya yang kecil kepalanya benjol benjol mungkin dari matrial bangunan yang ambuk,” ujarnya.

Dadang RW setempat mengatakan, bahwa pihaknya sudah melaporkan ke pemerintah kelurahan tentang kualitas bangunan milik warga nya yang di duga tidak sesuai spek.

“Saya bukan ahli teknik bangunan tapi sudah memperkirakan hal ini bisa terjadi, karena kualitas  dari bangunan tersebut diduga tidak sesuai spek, bahkan proses awal nya pun saya sudah debat mengenai kualitas bahan yang di gunakan ,” tuturnya.

Dalam peristiwa tersebut Erin dan kedua anaknya mengalami luka-luka di tangan dan bagian kepala sehingga akan lakukan pemeriksaan ke dokter. (BM).