13 April 2020, 10:32 WIB
Last Updated 2021-07-10T13:15:00Z
HeadlineNews

Pencegahan Covid-19, Pemkot Banjar tidak akan menyengsarakan rakyat

Advertisement
( Ketua Fraksi Persatuan HaDe ( Partai Persatuan Pembangunan, Partai Hanura dan Partai Demokrat ) DPRD Kota Banjar, Hendri Purnomo, S.H )

MEJAHIJAU.NET, BANJAR - Menanggapi Pamdemi Covid-19 dikota Banjar, Ketua Fraksi Persatuan HaDe ( Partai Persatuan Pembangunan, Partai Hanura dan Partai Demokrat ) DPRD Kota Banjar, Hendri Purnomo, S.H mengatakan, Pihaknya Turut prihatin dengan Pandemik Covid-19 Dikota Banjar, dan akan mendorong Pemerintah Kota Banjar agar lebih inten lagi untuk pencegahan Covid-19. 

"disetiap perbatasan harus ada pergerakan jangan hanya sebatas nonton ataupun hanya penanganan secara medis saja, namun pencegahan yang utama", Jelas Hendri, Saat dihubungi, Minggu, 12/04.

Hendri menjelaskan, Pihaknya sangat berharap pemerintah bisa (lebih intens dalam menangani Covid-19, karena Sampai hari ini di kota Banjar sudah ada yang positif lagi. Menurut Hendri, Sebelum dinyatakan Positif, Warga tersebut sudah Dirawat selama 2 Minggu. 

"hasil belum keluar tapi pasien sudah di suruh pulang, kami kecewa dengan hal tersebut, kami menanggap pihak RSU Kurang tanggap",Jelasnya. 

Hendri menambahkan, sementara ini Pemerintah Kota Banjar baru memberikan Himbauan kepada Masyarakat, Kalau kota Banjar harus melakukan PSBB ( Pembatasan Sosial Bersekala Besar ) Seperti Kota lain, pihak Pemkot Banjar akan mengimbangi dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat.

"ketika Masyarakat harus diam dirumah, pemerintah juga harus menhimbangi dengan anggaranya, sementara itu pemkot sudah mengupayakan bantuan untuk masyarakat Banjar",paparnya. 

Menurut Hendri, Jika memang keadaanya lebih parah, kemungkinan pemkot banjar juga akan mengambil langkah itu. Lebih lanjut Hendri menambahkan, Untuk anggaran Penanganan Covid-19 sementara masih dalam pembahasan di DPRD, anggaranya sebesar 32 M. 

Menurut Hendri, Pemerintah Kota Banjar sudah memangkas beberapa mata anggaran kegiatan dialihkan ks pencegahan Covid-19. 

"Dampak dari Covid ini sangat besar, meski nantinya Covid susah di anggap selesai namun dari sisi perekonomian pasti masih ada dampak, nanti kita akan mencari solusi untuk itu",imbuhnya. 

Hendri mengajak kepada seluruh masyatakat untuk sama sama berdoa, wabah ini bisa cepat selesai, dan hilang dari kota Banjar dan umumnya di indonesia. 

"yang perlu diwaspadai juga orang yang mudik, karena banyak pemudik yang memakai kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat, kami berharap Rt dan RW bisa lebih sigap dalam melaporkan"terangnya. 

Hendri menghimbau kepada masyarakat untuk menaati himbauan dari pemerintah kota Banjar. 

"pemkot tidak mungkin menyengsarakan rakyat, kita masih berupaya bagaimana formulasinya, mau seperti apa, karena ini musibah, dan kita nanti alihkan anggaran, diperubahan kita juga akan alokasikan untuk pencegahan dan penanggulangan musibah ini",pungkasnya. (AO/BM).