05 June 2020, 08:17 WIB
Last Updated 2020-06-05T01:17:47Z
BIROKRAT

Desa Jajawar realisasikan semua bantun ke Warga

Advertisement



MEJAHIJAU.NET, BANJAR - Guna memutus mata rantai penyebaran Covid -19, Desa Jajawar Kecamatan Banjar, sudah antisipasi dengan melaksanakan aturan/Himbauan dari protokol Kesehatan mulai dari sosialisasi para Ketua Rt, Rw, dan seluruh aparatur pemerintahan desa,  serta masyarakat itu sendiri.

"untuk warga masyarakat yang merantau hampir 70% tidak ada yang mudik, lebih mengutamakan kesalamatan dan kesehatan",ujar Sekdes Jajawar Rusyanto, Rabu 03-06-2020.

Rusyanto menambahkan, mengenai dampak dari pademi sampai saat di nyatakan New Normal atau bisa melaksankan AKB.

" untuk warga masyarakat yang terdampak ekonomi alhamdulillah sudah terealisasikan baik bantun Provinsi, Pemerintah Kota maupun bantuan Dana Desa, terutama BLT yamg jumlah bantuannya Rp.600.000,- yang di peruntukan warga masyarakat yang memenuhi 9 kriteria sebanyak 25 Kk sudah terealisasikan dari bulan 
Mei, Juni selama 3 bulan tinggal bulan Juli 2020",Imbuhnya.


Menurt Rusyanto, ada sebanyak 200 KK warga yang tidak mendapatkan BLT dana Desa, namun mendapatkan bantuan berupa sembako.

"ini semua hasil dari data melaui Musdes sehingga sampai saati ini waraga tidak ada yang terlewatkan, selain yang sudah mendapatkan PKH dan BPNT",Jelasnya
Lebih lanjut  Rusyanto menambahkan, ada 32 kk yang mendapatkan bantuan dikembalikan karena doble data.

"data tersebut bukan dari desa yang di ajukan para ketua Rt",Terangnya.

Sejauh ini, Lanjutnya, dampak ekonomi untuk desa Jajawar masih terbilang normal karena kebanyak masyarakat bercocok tanam dan petani desa, dengan demikian Desa Jajawar sampai saat ini tidak ada permasalahan mengenai pangan dari dampak Pademi ekonomi.

"untuk kedepannya saya berharap untuk bisa selalu berkoordinasi baik dinas maupun pemerintah kota dalam administrasi data Warga ataupun penduduk dengan desa ataupun Kelurahan",Pungkasnya. ( WAN ).