Tito Santiko
08 December 2025, 20:17 WIB
Last Updated 2025-12-08T13:17:36Z

Susu Etawa 99 Tawarkan Peluang Usaha Terjangkau di Tengah Ketatnya Persaingan Kerja

Advertisement

 


BANJAR , Mejahijau.Net – Jumlah pencari kerja terus meningkat dari tahun ke tahun. Sementara itu, ketersediaan lapangan pekerjaan berjalan jauh lebih lambat dibanding laju pertumbuhan lulusan baru. Situasi ini membuat persaingan semakin ketat, baik bagi lulusan pendidikan menengah maupun sarjana yang sama-sama berebut kesempatan kerja yang terbatas.

Di sisi lain, kelompok pensiunan juga menghadapi persoalan berbeda. Setelah puluhan tahun terbiasa bekerja dengan ritme tinggi, masa pensiun sering kali membuat mereka kehilangan aktivitas. Perubahan itu tidak mudah diterima karena tubuh dan pikiran sudah terbiasa produktif setiap hari. Pertanyaan kemudian muncul: haruskah mereka hanya berdiam diri? Banyak pihak menilai, jawabannya tentu tidak. Setiap orang memiliki waktu yang sama; tinggal kemauan dan kemampuan memanfaatkannya secara efektif.

Melihat kondisi tersebut, berbagai peluang usaha bermodal kecil mulai dilirik masyarakat. Salah satunya adalah usaha penjualan Susu Etawa 99, produk olahan berbahan dasar susu kambing yang dipadukan dengan gula aren. Produk ini diklaim mudah dijual, modalnya ringan, dan margin keuntungannya jelas.




Model bisnis yang ditawarkan cukup sederhana. Dengan modal mulai dari Rp 99.000 hingga Rp 594.000, pelaku usaha sudah bisa memulai penjualan. Satu pak Susu Etawa 99 dijual dengan harga Rp 99.000, dan setiap paket memberikan keuntungan langsung sekitar Rp 25.000.

Jika seorang penjual mampu menjual enam pak dalam sehari, maka keuntungan hariannya mencapai Rp 150.000. Dalam hitungan sebulan (30 hari), pendapatan bisa menembus Rp 4.500.000. Angka ini tentu cukup signifikan, terutama bagi mereka yang mencari penghasilan tambahan atau baru memasuki dunia usaha.

Pihak pengembang produk menyebut, besaran pendapatan sangat bergantung pada ketekunan. Semakin banyak paket yang terjual, semakin besar pula keuntungan yang diperoleh. Tidak ada batasan bagi penjual untuk meningkatkan volume penjualan.

Peluang usaha seperti ini mulai dipandang sebagai alternatif bagi pencari kerja yang sulit menembus pasar kerja formal, maupun para pensiunan yang ingin tetap aktif dan produktif. Modal yang rendah, risiko terbatas, serta proses pemasaran yang sederhana membuat usaha ini dianggap layak dicoba.

Di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah, model usaha kecil berbasis produk konsumsi harian seperti Susu Etawa 99 menjadi jalan keluar bagi banyak orang untuk tetap berdaya dan memiliki penghasilan mandiri.(T)