Ormas anak kolong HIPAKAD (Himpunan Putra - Putri Keluarga Besar Angkatan Darat), begitu sangat kecewa terhadap Bupati Kuningan DR. H. Dian Rahmat Yanuar, M.Si ketika setiap diundang dalam berbagai momen kegiatan orang nomor satu di Kabupaten Kuningan Jawa Barat tersebut, selalu tidak menyempatkan hadir dengan alasan begitu sibuk dengan padatnya acara.
Menurut Ketua HIPAKAD Kab Kuningan Edi Mulyana kepada awak media online Meja Hijau (13/5) disekretariatnya mengatakan, ia mengenal sosok H. Dian Rahmat Yanuar ketika yang bersangkutan masih menjabat sekda pada waktu itu, ketika ia mencalonkan Bupati Kuningan beberapa tahun kebelakang ormas anak kolong HIPAKAD begitu mendukungnya secara optimal dan maksimal.
Lebih jauh Edi Mulyana menambahkan, semua anggota berikut pengurus HIPAKAD begitu sangat kaget dan heran, ketika diundang dalam rangkaian kegiatan ormas tersebut tidak pernah hadir dan selalu mewakilkan, hal ini terkesan tebang pilih dalam hadir memenuhi undangan. Sedangkan terhadap ormas lain selalu hadir.
Menurut salah seorang anggota HIPAKAD yang enggan ditulis namanya kepada media online Meja Hijau mengatakan, " kami paham sekali, agenda kunjungan pak bupati begitu padat, tapi kenapa terhadap ormas anak kolong sepertiya bapak alergi untuk hadir, bukankah setelah jadi bupati bapak adalah orang tua kami ? tanpa menilai warna bendera politik secara konstituen, kami menginginkan bapak hadir ditengah - tengah kami " ujarnya dengan tegas.
Terkait dengan dugaan tebang pilih dalam menghadiri undangan dari ormas HIPAKAD, awak media online Meja Hijau menghubungi Bupati Kuningan DR. H. Dian Rahmat Yanuar, M.Si guna diminta konfirmasi ada apa dengan ormas anak kolong yang tidak pernah hadir apabila diundang, ketika dikunjungi diruang kerjanya (13/5) secara kebetulan yang bersangkutan sedang tugas luar, sehingga tidak mendapat jawaban konfirmasi. (Anton) ***


