Post ADS 1
30 September 2026, 12:07 WIB
Last Updated 2026-09-30T05:07:26Z
HeadlineNews

Tahun 2027 Gedung Sekolah PKBM Akan Dapat Bantuan Revitalisasi

Post ADS 1

KUNINGAN, MH


Demi terciptanya pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) antara peserta didik dan para pengajar nyaman juga aman dibutuhkan gedung sekolah yang permanen guna terciptanya kondusifitas selama pendidikan berlangsung. Terkait dengan hal tersebut Kemendikdasmen RI menurut rencana pada tahun 2027 nanti akan memberi bantuan renovasi gedung sekolah PKBM yang ada di seluruh Kabupaten Kuningan Jawa Barat, hal ini untuk mendorong dalam kemajuan sekolah non formal.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Kuningan Dr. Elon Carlan, M.Si melalui Kabid Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Dikcy Mahardika, M.Si ketika diminta konfirmasi diruang kerjanya (30/9) mengatakan, upaya pemerintah pusat melalui Kementrian Pendidikan dalam meningkat dunia pendidikan khusus non formal yang bersentuhan langsung dengan lapisan masyarakat terus diupayakan terutama dibidang sarpras, menurut rencana tahun 2027 yang akan datang sejumlah PKBM yang memenuhi standar kelayakan akan diberi bantuan rehab atau RKB (Ruang Kelas Baru).

Masih Dikatakan Dicky Mahardika, Terkait dengan bantuan revitalisasi, pihak Kemendikdasmen hanya sebuah rencana artinya belum ada kejelasan atau kepastian, " apabila rencana ini terwujud maka yang akan dibangun adalah bantuan sarpras percontohan, kemudian bisa dilanjutkan secara bertahap " ungkap Dicky Mahardika.

Ketika disinggung awak media online Meja Hijau terkait dengan PKBM sebagai penyelenggara kesetaraan paket B dan C terutama profesionalisme pengajar (guru tutor), dengan tegas Dicky Mahardika mengemukakan, pendidikan adalah suatu hak bagi masyarakat, sehingga dalam kegiatan KBM bisa berlangsung dimanapun, namun tahun ,2027 sebuah angin segar ketika pihak kementrian pendidikan akan membantu revitalisasi, tentang tutor guru pengajar paket B dan C wajib minimal pendidikan sarjana dari berbagai disiplin ilmu, tutor tersebut bisa diambil dari tokoh masyarakat, pemuda dan aktivis yang memiliki kecakapan juga keterampilan misalnya bidang pertanian, peternakan dan yang lainnya sehingga ilmunya bisa diimbaskan kepada seluruh peserta didik yang ada di PKBM masing - masing. (Anton) ***